Polemik Team KIII

Akhirnya, setelah sekian lama penantian melalui serangkaian video “Road to Team K”…

Terbentuk juga Team KIII dalam JKT48

Kenapa KIII? Karena dalam keluarga 48, terlebih dahulu sudah terbentuk team K di AKB48 pada tahun 2006, team KII di SKE48 pada tahun 2009. Jadi, sesuai dengan urutan pembentukannya.

Tapi, bukan masalah dibentuk kapan atau siapa yang dibentuk terlebih dahulu

Saya lebih ingin menceritakan bagaimana perasaan haru dan bangga beradu menjadi satu ketika melihat ekspresi dari masing-masing member generasi kedua. Ada yang lolos dan berhasil menjadi bagian dari team KIII, namun ada juga yang belum berhasil menempati posisi di Team KIII.

Kesedihan tidak boleh berlarut terlalu lama, perjalanan mereka masih panjang. Baru saja memulai perjalanan sebagai Team KIII, sudah menemukan batu sandungan.

Lalu?

Mungkin kalian sudah bosan kalau saya kembali menceritakan perjalanan saya mengikuti perjalanan generasi dua semenjak mereka shonichi Pajama Drive. Tapi setidaknya, cerita itulah yang membuat perasaan bangga dan haru mencapai pada puncaknya pada saat pengumuman Team KIII pada tanggal 25 Juni 2013 kemarin. Hari itu adalah hari biasa, seperti biasa pula, ada jadwal teater Boku No Taiyou. Saya menyempatkan diri untuk apply tanpa ekspektasi lebih akan sesuatu yang spesial di hari itu. Tapi nampaknya ternyata ada yang spesial, desas-desus nya berdengung pada hari itu. Entah apa. Ternyata benar, di akhir show seluruh member generasi kedua memunculkan dirinya. Semuanya, tanpa pengecualian, bahkan yang tidak perform di hari itu dan juga Nichan yang sudah tidak pernah terlihat lagi sebelumnya. Ada suatu prasangka ketika mereka memunculkan diri. Ada apa ini? Ternyata ada pengumuman. Dugaan kuat saya akan ada pengumuman Team KIII. Ternyata pengumuman pertama bukan lah itu. Pengumuman pertama adalah mengenai Live in Concert JKT48 di 5 kota dan tentang partisipasi JKT48 Trainee di Konser Jakarta. Ah, tapi ini tidak se-urgent itu untuk diumumkan oleh semua member Trainee. Pasti ada yang lain. Tidak mungkin sampai disitu saja. Ternyata benar, tiba-tiba salah satu pihak JOT masuk sambil membawa kotak surat. Dalam surat yang dibawa tersebut diberitahukan bahwa akan ada satu video lagi. Ini dia, pikir saya. Sesuatu yang spesial disimpan belakangan, dengan cara yang berbeda pula. Dan benar saja, ada pengumuman lagi. Pengumuman sebelumnya bukanlah “main course”, melainkan hanya “appetizer” . Hidangan utama nya baru akan dimulai, pengumuman Team KIII. Saya pun beruntung karena dapat duduk di barisan pertama sehingga bisa melihat ekspresi para member ketika nama-nama nya diumumkan. Setiap nama salah satu member disebut, orang tersebut akan sontak memeluk orang disekitarnya atau bahkan mendapatkan pelukan, tentunya dengan diiringi tangisan. Satu persatu nama terus bermunculan. Awalnya saya berpikir semuanya generasi kedua akan masuk ke dalam Team KIII karena beberapa orang yang saya prediksi sebenarnya masih kurang layak bahkan sudah diumumkan bahwa telah menjadi bagian team KIII. Ternyata saya salah. Tidak semuanya berhasil masuk, sekitar 10 orang member generasi kedua tidak berhasil masuk menjadi Team KIII. Tangisan bahagia pun berubah menjadi perasaan haru karena teman-teman mereka tidak dapat bergabung bersama-sama dalam team KIII. Sebanyak 10 orang member generasi kedua harus tetap mengemban title sebagai Trainee. Sedih dan mungkin pilu bagi mereka yang masih menyandang status sebagai trainee dan juga bagi teman-teman mereka yang telah berhasil masuk team KIII. Diantara kebahagian telah dipromosikan, masih menyisakan kesedihan karena semuanya yang berjuang bersama-sama sejak awal tidak bisa meraup kebahagiaan serupa secara bersama-sama. Untuk kapten sendiri belum diumumkan, dan saya sendiri tidak peduli dengan posisi kapten tersebut. Saya lebih berpikir dengan keras bagaimana mereka yang belum berhasil tersebut. Apakah akan semakin sulit melihat performa mereka. Hanya bersepuluh, tidak mungkin ada setlist khusus untuk mereka. Semakin kecil kesempatan saya untuk melihat performa mereka. Semakin kecil kesempatan saya untuk menilai perkembangan mereka. Tapi entahlah, saya yakin kesempatan akan datang dengan cepat. Saya yakin mereka pun akan berhasil memanfaatkan kesempatan sekecil apapun untuk menampilkan perkembangan mereka.

Team KIII…..

Baru saja terbentuk, namun ada saja problematika yang sudah siap menghadang

Beberapa hari lalu mereka melakukan debut di TV sebagai team KIII, memperkenalkan pembentukan team yang baru dan bahkan lagu baru mereka, “1!2!3!4! Yoroshiku!” yang merupakan lagu dari SKE48. Lagu dengan intensitas dance yang tinggi dan energy yang dikeluarkan pun harus maksimal, begitulah ciri khas dari SKE48 yang harus mereka daur ulang dengan cara mereka sendiri. Kritik pastinya bermunculan. SKE48 memang terbilang sempurna dalam setiap hentakan dance nya. Mereka mengeluarkan keseluruhan tenaga dan ekspresi dalam lagunya. Tapi, jangan pernah membandingkan SKE48 dengan JKT48. Saya pengagum Matsui Jurina dari SKE48. Saya sangat menyukai SKE48 dan lagu-lagunya. Tapi saya enggan membandingkan Team KIII dengan SKE48. Kelas mereka tentu berbeda, masing-masing dari mereka pun mempunyai cara tersendiri untuk membawakan sebuah lagu. Jangan pernah menaruh ekspektasi bahwa gerakan dalam lagu “1!2!3!4! Yoroshiku!” SKE48 dengan Team KIII akan sama. Mereka punya caranya sendiri, dan cobalah nikmati dengan logika anda sendiri. Jika anda berhasil menikmati dengan logika anda sendiri, maka lama-kelamaan ketika Team KIII mulai mengembangkan “1!2!3!4! Yoroshiku!” mereka kepada tahapan yang lebih baik lagi, pasti anda akan bisa menikmati “1!2!3!4! Yoroshiku!” secara Team KIII, bukan secara SKE48. Sulit untuk dimengerti, tapi coba mengertilah.

Team KIII…

Banyak pihak yang bilang bahwa kemampuan public speaking yang mereka miliki belum bagus dan cenderung monoton.

Entah saya yang subyektif atau bagaimana, saya menikmati setiap lelucon garing mereka dan setiap pembicaraan yang mereka lontarkan selalu membuat saya nyaman. Mungkin kalian memprotes bagaimana jawaban Viny tentang pertanyaan apa yang membedakan Team J dengan Team KIII. Ketika Viny menjawab bahwa Team KIII memulai perjalanannya dari 0, dari seorang gadis biasa, banyak orang berpikir bahwa Viny secara tidak langsung mengatakan bahwa Team J tidak memulai usahanya dari 0. Padahal merekalah yang membawa kesuksesan JKT48 dari 0 hingga sekarang. Padahal, menurut saya jawaban Viny tidak sepenuhnya salah. Bisa dibilang, jawaban Viny tentang memulai perjalanan dari 0, itu adalah template jawaban keseluruhan yang ada di JKT48 ketika menceritakan tentang “siapa sih?” member JKT48. Tapi mungkin memang agak melenceng ketika jawaban tersebut diarahkan ke pembandingan antara Team J dan Team KIII. Tapi kalau ditelisik lebih jauh, jawaban tersebut pun tidak sepenuhnya salah. Pertama, coba kita lihat Team J, berapa banyak dari member Team J yang sebelum menapaki karir di JKT48 telah menjadi artis, misalnya muncul dalam ftv, iklan, atau bahkan bintang video klip. Dapat dibilang beberapa dari mereka telah mulai mengecap karir di dunia entertainment jauh lebih dulu daripada JKT48. Kedua, coba kita lihat Team KIII, jika kita telaah kembali, jumlah mereka yang telah menjadi apa yang disebut sebagai artis atau bintang, tidaklah sebanyak mereka yang terdapat di Team J. Jadi sebenarnya secara keseluruhan Team J pun tidak benar-benar memulai karirnya dari 0. Beberapa telah lebih mapan dan paham sepak terjang dalam dunia entertainment. Kemudian, beberapa pihak juga menyudutkan tentang bagaimana member generasi kedua atau juga Team KIII malah cenderung menciptakan blunder dengan percakapan mereka tentang kehidupan peridolan, bagaimana mempunyai banyak oshi dan lain sebagainya. Banyak yang menganggap bahwa perkataan bahwa tidak boleh memiliki banyak oshi dari member generasi kedua menciptakan blunder di kalangan fans. Tapi saya malah melihat ada yang lucu dari tanggapan fans ini. Saya selama ini menikmati pembicaraan member generasi kedua tentang kehidupan fans karena malah mereka terlihat membaur dan berusaha memahami apa yang dilakukan oleh fans. Ibaratnya, mereka berusaha menjadi teman dekat yang berusaha memahami setiap obrolan dari fans dan fans pun ketika mendengar setiap MC mereka yang seperti itu mau tidak mau akan langsung memahami dan bahkan sontak tertawa lepas karena MC nya terlihat “gue banget”. Tapi lagi-lagi ada saja fans yang menganggap ucapan mereka malah menyudutkan. Misal, tidak boleh memiliki banyak oshi karena oshimennya suka dengan fans yang hanya punya satu oshimen saja. Menurut saya tanggapan fans yang menganggap semua itu sebagai sesuatu yang menyudutkan hanyalah berlaku pada fans yang kelewat delusional. Kenapa saya berani bilang begitu? Karena menurut saya mereka yang merasa tersudutkan sebenarnya memang mempunyai harapan lebih, entah apa itu. Tapi ya sepertinya ingin dipandang sebagai sosok “ideal” bagi oshimen. Padahal menurut saya sindiran tersebut hanyalah joke yang disampaikan oleh seorang teman. Anggap saja teman anda sedang menyindir anda begitu, palingan anda hanya tertawa, karena ya peduli amat, tapi beda ceritanya kalau sudah dibawa pake hati. Lagipula kalaupun pake logika normal, memang tidak akan ada orang manapun yang mau dukungan untuknya terpecah belah fokusnya. Anggap saja dalam satu mata kuliah anda punya dua dosen, dosen yang satu dinilai sebagai dosen dengan nilai pelit, sementara yang satu lagi nilainya dermawan. Tapi ujung-ujungnya anda mengharapkan keduanya dapat memberikan nilai dermawan, walaupun pada akhirnya sangat sulit direalisasikan. Anda sebagai mahasiswa butuh dukungan yang sepadan dari kedua dosen untuk menunjang IP anda, tapi pada praktiknya walaupun sudah berusaha keras dan mencuri perhatian dosen yang terkenal dengan nilai pelitnya, terkadang anda tidak berhasil juga karena dosen itu memang sudah puluhan tahun terkenal pelit nilai. Sama saja seperti oshimen kalian yang tidak mau “nilainya berkurang” karena ada sisi lain anda yang menjadi “dosen pelit nilai” kepada dia.

Jadi ya intinya anggaplah mereka sebagai teman, Team KIII lahir dari generasi kedua dengan karakteristik unik yang sulit saya ceritakan secara detail karena anda perlu memahaminya dengan cara anda sendiri. Generasi kedua akan tetap menjadi generasi kedua, bagi saya, Team KIII dan Trainee hanyalah status diatas kertas atau “diatas” website semata. Tetap dukung generasi kedua secara kesuluruhan. Mungkin kalau kata salah satu akun twitter, Yeah2ndgen🙂

Sorry kalau tulisan ini kelewat subyektif.

I’m just trying to write down my own thinking.

Enjoy🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s