Boku No Taiyou: New Start. New Beginning

17 Mei 2013.

Tanggal penting untuk para member JKT48 2nd generation.

Shonichi.

Boku No Taiyou.

Apa yang berubah? Apa yang penting? Apa yang spesial?

Jumat, 17 Mei 2013 menjadi shonichi atau hari pertama untuk setlist baru JKT48 2nd generation. Hari itu, Boku No Taiyou mulai ditampilkan kepada fans. Setlist yang dikenal sebagai setlist legendaris karena menampilkan lagu-lagu top yang sering sekali termasuk ke dalam list lagu dalam konser-konser besar AKB48. Antisipasi fans terhadap setlist ini begitu besar. Terlebih lagi lagu Mirai No Kajitsu atau buah dari harapan sudah diperkenalkan jauh lebih dulu. Buah dari harapan, mungkin setlist ini menjadi harapan bagi 2nd generation ataupun fans mereka yang mengantisipasi adanya wadah baru yang dapat menampilkan sisi baru dari 2nd generation. Sisi baru dengan wadah baru, bukan wadah yang pernah digunakan para generasi pendahulu. Wadah baru yang bisa memperkenalkan sisi yang masih sangat fresh, bukan sisi yang kerap sekali dibandingkan dengan para pendahulunya. Memperkenalkan sisi yang menampilkan sesuatu yang benar-benar baru menjadi layak untuk diapresiasi, bukan menampilkan sesuatu untuk menjadi berbeda atau melampaui para pendahulunya.

Image

Hari pertama setlist Boku No Taiyou tersebut kebetulan saya berhasil mendapatkan tiket, tapi kebetulan saya tidak menggunakannya karena ada rapat yang tidak bisa ditinggalkan. Akhirnya tiket tersebut saya berikan kepada teman saya. Tetapi, selepas teater selesai, saya sudah siap sedia di depan teater. Menunggu teman-teman saya yang menonton. Menilai linimasa twitter yang begitu ramai dengan live report, saya lihat antusiasme yang sangat baik dari teman-teman yang menonton. Kerap kali beberapa teman mengirimkan tweet yang berisikan, “Keren!” “Bagus!”, atau tweet serupa lainnya. Sesuai dugaan, begitu mereka keluar banyak sekali yang terus menggemborkan dan menyerukan betapa bagusnya penampilan 2nd generation dan membuat setlist ini semakin memukau. Mereka pun mengatakan bahwa seifuku yang digunakan kali ini terlihat jauh lebih bagus dan lucu. Bahkan tidak ragu-ragu, beberapa teman mengatakan bahwa setlist ini bahkan lebih bagus dan jauh lebih bisa dinikmati dibandingkan dengan Renai Kinshi Jourei. Mayoritas mengatakan bahwa sudah dapat dibilang, bahwa persaingan sebenarnya antara team J dan trainee sudah dimulai.

Saya sendiri memang sebenarnya belum begitu ingin menonton pada saat shonichi. Saya ingin menonton hari-hari setelahnya karena saya tidak ingin merasakan hype yang berlebih di awal. Saya ingin mencoba berusaha objektif ketika menontonnya. Tapi beberapa teman terus mengatakan bahwa saya harus secepatnya penonton. Terlebih lagi hampir dalam setiap melangkah di fx setiap saya bertemu dengan beberapa teman, mereka terus melaporkan bahwa penampilan Ikha pada hari itu benar-benar bagus dan keren. Padahal saya tidak bertanya sama sekali. Akhirnya, saya memutuskan untuk Waiting List di show Sabtu sore. Selepas pekerjaan saya selesai, saya langsung menuju ke fx. Terlihat barisan WL sangat ramai dan saya cukup senang. Melihat perbedaan yang sangat jauh dalam beberapa bulan ini. Dulu barisan WL saat show trainee sering sekali sepi, namun sekarang barisannya terus mengular.

Saya duduk di bagian pojok kiri belakang, agak sulit untuk melihat ke depan tapi berusaha untuk mencari celah meluaskan pandangan ke stage. Baru dimulai, ada sesuatu yang berbeda, setelah kageana, dari backstage sengaja diperdengarkan member engine, semacam tos bersama mereka. Dari situ euforia sebelum overture sudah sangat mulai terasa. Overture dimulai, sesaat setelahnya lagu pertama pun turut dimulai. Dreaming Girls, lagu dengan konsep acapella, pada lagu tersebut saya dapat merasakan bahwa memang 2nd generation memiliki karakter vokal yang khas. Mereka terlihat begitu enjoy membawakannya. Untuk karakter vokal sendiri saya sudah merasakan bahwa 2nd generation sebenarnya memang memiliki karakter vokal yang bagus dan khas. Hal tersebut sudah saya rasakan semenjak show Pajama Drive. Sewaktu MC mereka sering sekali berusaha memperdengarkan dan mengeksplor suara mereka kepada fans. Dan tidak diduga-duga, mayoritas memiliki suara yang bagus. Mungkin ada yang bilang bahwa 2nd generation tidak memiliki karakter vokal yang kuat seperti Stella dan Sendy. Tapi kalian harus mendengar secara langsung dan menganalisis lebih dalam. Suara mereka bahkan dapat menyaingi kedua orang tersebut. Lagu kedua dimulai, RUN RUN RUN. Lagu ini benar-benar menyenangkan dari melodi dan juga tariannya. Sinkronisasi melodi dan tariannya begitu menghibur dan menyenangkan untuk dilihat. Terlebih lagi energy yang diberikan oleh 2nd generation membuatnya terlihat berbeda dengan apa yang telah dibawakan oleh AKB48. Kemudian, VIVA HURRICANE! Lagu ini sangat menyenangkan, ada bagian rap yang membuatnya terdengar lebih energetic dan membawa hype di teater semakin menjadi. Ditambah lagi ekspresi dan gerakan dari member 2nd generation yang membuatnya menjadi komplemen yang melengkapkan lagu tersebut. Harus dikatakan saya berhasil dipukau di keempat lagu awal, dance yang sangat enerjik dan juga lagu-lagu up beat mampu menjadi pembuka yang sempurna dan mengangkat semangat dalam menontonnya.

Image

Tetapi sayangnya, saya belum berhasil mendapatkan kesempurnaan-kesempurnaan tersebut pada unit song. Group song sudah berhasil di bawakan dengan baik dan memukau, namun unit song apabila dikatakan masih belum berhasil membuat saya amazed terhadapnya. Masih terlihat agak kurang power dan belum berhasil membawakan aura tersendiri yang berhasil memukau. Tetapi dari keseluruhan unit song, saya paling suka unit song Itoshisa no defense yang dibawakan oleh Noella, Lidya, dan Yona. Dapat dikatakan untuk sementara unit song ini adalah “The Best from The Worst”. Tetapi kembali lagi, semua ini hanya pandangan subyektif saya semata. Walaupun saya tahu mereka baru mengadakan latihan selama 3 minggu, sehingga saya memiliki kepercayaan bahwa jika saya menontonnya 2 minggu lagi maka mereka akan menampilkan unit song yang sudah berhasil memberikan aura, feel, dan power. Hal yang membuat saya yakin adalah karena ketika saya menonton Pajama Drive yang ditampilkan oleh mereka, hanya dalam waktu 2 minggu mereka telah berhasil memukau saya dengan progress yang mereka berikan. Untuk lagu-lagu setelah unit song, seperti Takeuchi Senpai, Sonna Konna Wake de,  Déja vu, dan Yuuhi wo miteiru ka? masih sama seperti lagu-lagu di group song sebelumnya, berhasil membuat saya terpukau dan merinding dibuatnya. Terutama Yuuhi wo miteiru ka? yang terlihat begitu enjoy dibawakan dan juga ekspresif.

Image

Beranjak ke lagu-lagu setelah encore, semua orang menunggu Lay Down! Yak, Lay Down yang memperlihatkan sisi yang sangat berbeda dari 2nd generation. Mereka mencoba meruntuhkan imej polos dan lugu mereka dengan penampilan ala lady rocker atau mungkin juga geng motor. Dengan jaket kulit, stocking berlubang, dan sepatu berpaku memperlihatkan sisi yang jauh berbeda. Gerakan headbang dan pembawaan ala rocker membuat lagu ini terlihat menjadi sangat spesial. Awalnya saya tertawa, kenapa tertawa? Agak aneh awalnya melihat adik-adik kecil ini mendobrak dinding keluguan milik mereka. Melihat mereka dengan pakaian yang cukup seksi dan agak sangar. Tapi lagi-lagi, mereka berhasil membuat saya terkejut dan terpukau dalam waktu yang bersamaan dengan aura yang sangat berbeda tersebut. Setelah bergaya ala lady rocker, mereka kembali lagi dengan outfit yang imut, lucu, dan menggemaskan. Outfit bingo yang penuh warna-warna terang. Mereka pun membawakan Bingo dan Boku No Taiyou dengan sangat ceria dan penuh senyuman. Menyesuaikan dengan outfit warna-warni yang menggemaskan.

Image

Untuk keseluruhan teknik MC pun sudah terlihat jauh lebih baik. Mereka sudah dapat membawakan flow MC menjadi semakin dapat dinikmati, tidak membosankan, dan overly garing. Tek-tok MC antara satu dengan yang lain sudah dapat berjalan lebih halus dan tepat sasaran.

Harus diakui bahwa masih terdapat kekurangan, yakni pada unit song. Tapi secara keseluruhan untuk setlist baru yang hanya dilatih dalam waktu singkat, mereka telah berhasil membawakannya dengan sangat baik. Dan saya pun yakin bahwa dalam beberapa minggu kedepan setlist Boku No Taiyou akan menjadi setlist yang dibawakan dengan sangat sempurna. 2nd generation itu progresif, dan progress nya dilakukan dalam waktu yang sangat kilat. Akhirnya 2nd generation bisa memperlihatkan sisi yang sangat berbeda. Mereka tidak lagi menampilkan show yang ingin memperlihatkan bahwa mereka membawakan secara berbeda. Mereka membawakannya dengan sangat enjoy, karena ketika Pajama Drive masih kerap terdapat pandangan bahwa penampilan mereka adalah untuk mengejar standar yang diberikan oleh team J sebelumnya. Sekarang mereka punya standar sendiri yang dapat bergerak dengan sangat bebas. Dan ekspektasi awal fans berhasil dipenuhi bahkan dilampaui.

“Sudah pasti aku tidak mau kalah dari kakak kelasku, kami ingin buat show diri kami sendiri”

Penggalan dari lagu shonichi yang akhirnya benar-benar terealisasikan.

Selamat 2nd generation!

Akhirnya kalian berhasil membuat orang-orang mengerti, mengapa dulu saya meluangkan sebisa mungkin waktu kosong saya untuk mengisi bangku-bangku kosong di show kalian. Akhirnya kalian berhasil semua orang mengerti, bahwa kalian itu spesial dan berbeda🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s