Senshuuraku Pajama Drive JKT48 2nd Generation

Akhirnya nulis blog lagi

Dan sayangnya harus tentang ini lagi

Dan sekali lagi saya harus meminta maaf karena afeksi saya yang begitu besar kepada mereka, terlebih lagi kepada 2nd generation yang masih sangat polos dan lugu. Untuk saya mereka ibaratnya seperti adik-adik sendiri yang mengikuti setiap perkembangannya itu menjadi sangat menyenangkan

Dimulai dari proses mereka masih merangkak, mulai bisa berjalan, hingga tahap menjadi cukup dewasa

Proses itulah yang dilewati 2nd generation sepanjang periode dari 11 Januari 2013 hingga 12 Mei 2013. Waktu yang cukup sebentar tapi mereka mampu membuktikannya dalam waktu cepat, dan semua pembuktian itu terbayar pada show senshuuraku 12 Mei 2013. Saya ingin menceritakan memori dan setiap momen yang saya lewatkan selama senshuuraku, suatu momen haru bersama mereka yang suatu saat nanti akan memiliki nama besar sesuai dengan jerih payahnya.

Last show Pajama Drive oleh 2nd generation pada tanggal 12 Mei 2013 diadakan sebanyak dua show. Jauh dari sebelum hari-H saya merasa akan sangat sulit untuk mendapatkan tiket senshuuraku tersebut karena belakangan show Pajama Drive sangat ramai. Ternyata benar saja, empat tiket yang saya apply untuk kategori OFC dan GENERAL, tidak ada yang berhasil tembus. Namun sangat beruntung ketika dua orang teman menawarkan tiketnya kepada saya dan akhirnya saya memiliki kesempatan untuk menonton kedua show di hari tersebut. Entahlah mungkin karena saya juga yang terlalu bersemangat mencari semua teman yang bersedia menghibahkan tiketnya untuk saya karena saya merasa entah kenapa ada suatu obligatori yang membuat saya harus menonton senshuuraku.

Kebetulan saya menonton kedua show dan akan memulai ceritanya dari show siang, namun akan lebih banyak berfokus pada show malam. Show siang bisa dibilang sangat ramai dan terlihat dibelakang theater ada banyak kamera yang siap merekam, bahkan ada railing kamera. Nampaknya mereka seperti akan merekam untuk DVD stage. Entahlah. Show dimulai dengan agak berbeda, saya merasakan aura semangat sudah semenjak mereka menggemakan teriakan, “Ceria, pantang menyerah, selalu berjuang meraih mimpi…JKT48 Trainee..YEAY!”. Aura semangat yang meluap-luap sudah terlihat sejak sebelum dimulai shonichi. Lompatan mereka di akhir yell tersebut sudah memperlihatkan sangat jelas bagaimana mereka siap memberikan yang terbaik di hari terakhir Pajama Drive. Kejutan awal dimulai ketika ternyata ada Lidya dan Vanka di panggung, ternyata mereka menggantikan Nichan dan Rachel. Empat lagu awal saya manfaatkan untuk sing along sepuasnya, ini akan menjadi hari terakhir Pajama Drive dan saya tidak akan melewatkan momen sing along dengan lagu-lagu terbaik di setlist tersebut. Rasanya sing along Futari pun menjadi lebih menyenangkan dan tidak berhenti dari awal hingga akhir lagu. Lagu ini memang paling menyenangkan untuk dinyanyikan bersama-sama. Di empat lagu awal, saya melihat sesuatu yang sangat berbeda. Nampaknya 2nd generation berusaha memperlihatkan dengan jelas hasil kerja keras mereka berlatih hingga tengah malam. Secara tidak diduga-duga, gerakan tarian mereka sangat powerful dan serempak. Ini yang terbaik dari mereka. Mungkin ini berlebihan, tapi haru membuncah dalam diri saya. Semangat yang luar biasa tersebut secara konsisten dibawakan hingga akhir show.  Semangat itu yang membuat saya menjadi lebih ingin memfokuskan pandangan saya ke performa keseluruhan 2nd generation sebagai tim, bukan seperti biasanya, ketika saya menonton Pajama Drive hanya memfokuskan pandangan ke oshimen saya, Ikha. Mungkin saya tidak ingin  melewatkan momen berharga itu, ketika semua memberikan yang terbaik sebagai satu tim yang padu dan satu, bukan atas nama individu. Untuk MC di show siang sendiri masih berjalan seperti biasa, belum ada tema-tema khusus. MC awal ketika jikoshoukai mereka membahas tentang kebiasaan apa di sekolah yang mulai berubah semenjak menjadi member JKT48. Kebanyakan bilang bahwa dulu mereka aktif di kegiatan organisasi sekolah ataupun ekstrakulikuler, namun sekarang karena waktu yang tidak memungkinkan akhirnya mereka tidak bisa ikut kegiatan-kegiatan tersebut. Atau ada juga cerita ketika akhirnya mereka ke sekolah hanya untuk menumpang tidur dan bahkan mengerjakan PR di sekolah. Haha, kebiasaan yang kebanyakan cenderung menjadi buruk tapi tetap diceritakan oleh mereka dengan kepolosannya masing-masing.

Kemudian nampaknya akan lebih seru kalau saya menceritakan langsung ke show utama, yakni show sore, show yang benar-benar menjadi last stage Pajama Drive 2nd generation.

Show sore ini tetap dimulai dengan semangat yang luar biasa, gerakan penuh semangat dan serempak. Sore itu mereka benar-benar menunjukkan kemampuan sebagai tim. Hari itu adalah penampilan terbaik mereka. Sejauh yang pernah saya tonton. Suasana haru terus membuncah dalam benak saya, saya terus berpikir dan berpikir. Setiap lagu adalah lagu terakhir yang mungkin akan saya dengar dan menggema di theater ini. Lagu-lagu yang telah memanjakan telinga saya sejak bulan Mei tahun lalu. Lagu-lagu yang familiar dan juga memberi semangat untuk saya. 2nd generation membawakannya dengan lincah dan bersemangat, saya rasa itu membuat setiap momen Pajama Drive juga menjadi berharga. Mereka menorehkan tinta di atas kertas yang sudah penuh isi dengan cara mereka sendiri. Mereka mewarnainya dengan varian warna baru. Mereka membuatnya berbeda dari yang sebelumnya. Membuat warna-warna tersebut bercampur menjadi satu dan menarik perhatian yang melihatnya. Warna-warna itu mengkombinasikan kinerja dan jerih payah agar terlihat berbeda dan menghibur. Itu yang saya rasakan sejak awal menikmati setlist yang dibawakan oleh 2nd generation.

MC malam itu diwarnai suasana haru, sebelum memulai MC sudah terlihat kebanyakan member menitikkan air matanya, ini akan menjadi MC terakhir di setlist Pajama Drive. Satu per satu mereka menceritakan pengalaman berharga selama setlist Pajama Drive. Mungkin saya tidak ingat satu per satu secara jelas apa yang mereka bicarakan, tapi mungkin saya akan membuat kutipan yang disesuaikan dengan memori saya yang juga terbatas.

“Setlist Pajama Drive ini benar-benar berharga, dari awalnya kita cuma jadi backdancer kakak-kakak team J, hingga sekarang kita bisa menampilkan setlist ini sendiri ke fans.”

“Dulu sebelum mulai, kita terus latihan tapi dimarah-marahin karena masih jelek banget dan dibilang belum siap tampil.”

“Dulu awal-awal kita mikir, kok penontonnya itu-itu aja ya. Dulu bahkan kita selalu saling tanya, gmana WL nya rame gak? Tapi jawabannya biasanya gak atau gak ada yang WL.”

“Dulu teater nya cuma keisi 5-7 baris aja. Di belakang masih banyak bangku yang kosong.”

“Dulu sempat dibilang kalau Pajama Drive nya sepi terus nanti show Pajama Drive nya bakal diberhentiin”

“Seneng banget pas denger ternyata hari ini ada sekitar 5000 apply an yang masuk untuk nonton last show Pajama Drive.”

“Dulu awal-awal ada yang bilang…emang gen 2 bisanya apa sih….”

“Dulu kita sering banget grogi sampe-sampe banyak gerakan yang salah….”

“Dulu jumlah penontonnya fluktuatif, kadang sepi kadang rame. Kalo sepi selalu bikin kita mikir, kita kurangnya apa aja ya. Akhirnya jadi semangat biar rame lagi..”

Kira-kira begitulah petikan dari MC masing-masing member. Saya bisa merasakan setiap pembicaraan yang mereka lemparkan. Haru semakin deras terasa. Bukan karena apa, mungkin semua rasa haru ini terus mengalir selama show karena saya mengikuti perkembangan mereka dari shonichi hingga senshuuraku. Saya merasakan ketika WL tetapi saya berhasil mengisi bangku di barisan keempat dan dibelakang masih banyak bangku kosong. Pernah juga melihat performa terburuk mereka yang harus saya akui jika dilihat banyak orang maka performa tersebut adalah performa paling mengecewakan. Entahlah, tapi setiap saya menonton mereka saya tidak pernah menaruh ekspektasi yang tinggi. Saya berusaha menikmati setiap apa yang mereka berikan, baik itu kesalahan-kesalahan mereka. Karena saya yakin mereka belajar dengan sangat cepat. Pernah suatu waktu ketika saya harus mengikuti HNMUN di US selama dua minggu, saya tidak menonton sama sekali Pajama Drive selama periode tersebut. Tetapi ketika saya kembali saya dipukau oleh perkembangan mereka. Dalam dua minggu ternyata mereka berhasil memberikan gerakan yang jauh lebih tegas. Maka dari itu keyakinan saya terhadap mereka terus muncul. Fluktuasi jumlah penonton pun saya ikut merasakan. Ada kalanya saya menonton Pajama Drive hanya untuk menambah ramai barisan penonton. Ketika melihat jumlah penonton yang sepi rasanya selalu ingin menonton dan menyemangati 2nd generation. Jadi mungkin saya termasuk ke dalam list “penonton yang itu-itu lagi”. Maafkan saya yang terlalu bersemangat untuk support kalian🙂

Semangat di unit song pun terlihat sangat jelas, tapi untuk Junjou Shugi saya merasa Acha benar-benar powerful sehingga yang lainnya agak sulit mengimbangi power yang diberikan oleh Acha. Tapi penampilan mereka masih menyenangkan untuk dilihat dan dinikmati. Ketika kagami, semuanya memberikan power dan timing gerakan yang sama. Menjadi kagami yang sangat baik selama Pajama Drive 2nd generation. Semua memperlihatkan aura nya masing-masing dalam lagu tersebut. Ketika beranjak ke lagu-lagu selanjutnya, memori-memori awal dikembalikan ketika part solo Inochi dikembalikan ke kata-kata original, yaitu “Apa yang kau mau”. Saya terus terpukau hingga akhir. Sewaktu MC menjelang boku no sakura masing-masing member menyatakan permintaan maaf kepada member lainnya, suasana menjadi semakin haru. Beberapa lagi-lagi menitikkan air matanya. Air mata 2nd generation tidak berhenti berjatuhan ketika lagu boku no sakura. Air mata beberapa member terlihat mengalir deras dan tidak bisa dibendung. Lagu tersebut memberikan makna yang begitu dalam bagi semuanya. Perjalanan mereka. Encore senshuuraku pun menjadi encore yang berkesan, sejak show siang encore dilakukan dengan member call satu per satu member yang tampil hari itu. Semuanya sangat bersemangat menyerukan nama-nama member 2nd generation. Raut wajah bahagia pun tergambarkan dengan jelas ketika member keluar dari backstage. Di akhir show, 2nd generation menampilkan Mirai No Kajitsu. Penampilan mereka dalam Mirai No Kajitsu pun menjadi penampilan terbaik sejauh ini. Gerakannya sudah cukup rapi dan semua ekspresi dikeluarkan dengan leluasa oleh mereka. Mereka terlihat membawakannya dengan sangat enjoy. Tidak lupa di akhir ada pengumuman bahwa setlist Boku No Taiyou akan dimulai pada 17 Mei 2013.

Mungkin ini akhir dari Pajama Drive, tapi merupakan permulaan baru bagi 2nd generation untuk memperlihatkan bahwa mereka mampu untuk berdiri dengan cara mereka sendiri dan ciri khas mereka sendiri. Boku No Taiyou menjadi wadah baru untuk memperlihatkannya.

Terima kasih Pajama Drive 2nd generation. Awalnya ketika apply shonichi mereka hanya iseng belaka. Tapi ketika apply senshuuraku saya harus berjuang sekuat tenaga. Senang bisa melihat teater yang awalnya hanya terisi setengah, sekarang harus membuat saya berdiri di barisan belakang. Itu artinya semakin banyak orang yang tertarik dengan 2nd generation, semakin banyak pula yang menyayangi mereka. Awalnya hanya sedikit yang ingin menonton mereka, sekarang harus berebutan untuk mendapatkan kesempatan menonton mereka. Senang bisa menjadi bagian yang mengikuti perkembangan kalian. Walaupun mungkin kehadiran saya tidak seberapa artinya.

Terakhir, terima kasih Pajama Drive telah memperkenalkan saya dengan adik baik. Terima kasih Pajama Drive telah membuat saya berkesempatan untuk melihat kagami biru di shonichi dan senshuuraku. Terima kasih Pajama Drive yang membuat sapaan sederhana ketika handshake menjadi semangat dalam menghadapi kesibukan kuliah dan organisasi. Terima kasih Pajama Drive, telah mempertemukan saya dengan “si penyuka kucing yang kalau ketawa matanya selalu sipit.”. Terima kasih Pajama Drive sudah memberikan saya kesempatan untuk melihat setiap kepolosan dia🙂

Terima kasih untuk semua memori indah🙂

11 Januari 2013-12 Mei 2013

Auf Wiedersehen Pajama Drive!

2 thoughts on “Senshuuraku Pajama Drive JKT48 2nd Generation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s