I’m in Love with……….AKB48

Image

AKB48, nama yang sebenarnya sudah lama sekali saya dengar. Mungkin untuk sebagian pembaca blog saya sudah tahu bahwa sebenarnya saya adalah seorang fans setia dari girlband asal Korea Selatan, yakni After School. Sampai sekarang pun masih. Namun, AKB48 menjadi cinta saya yang lain terhadap musik Asia Timur. Cinta saya terhadap penghargaan sebuah dedikasi yang tidak ternilai. Cinta saya terhadap komitmen dan kerja keras dalam kehidupan. Mengapa begitu?

Saya bukanlah fanatik terhadap aliran musik tertentu, karena saya sangat terbuka dengan segala jenis musik. Saat ini saya sangat menjajaki diri saya terhadap musik-musik Asia Timur. Saya merupakan fans setia dari After School atau sebutan untuk fandom nya adalah Playgirlz. Namun jangan melakukan generalisasi bahwa saya menyukai K-Pop. Jujur saya bukanlah penyuka K-Pop, saya bukan fanatik K-Pop. Saya hanya terbatas suka pada After School karena saya menyukai musik dan performance mereka yang sangat luar biasa dan berbeda dari yang lainnya. Berangkat dari sinilah, saya mengenal AKB48. Mengapa begitu? Karena tidak dapat dipungkiri bahwa invasi musik Korea, salah satunya After School, di Jepang membuat saya juga mengenal musisi-musisi Jepang melalui pemantauan Music Charts. Sejujurnya sudah cukup lama saya mengetahui AKB48, namun baru sekitar 2-3 bulan belakangan ini saya mulai mengulik musik dan performance mereka. Mengapa begitu? After School dan AKB48 memiliki kutub yang sangat berbeda. Lalu mengapa saya bisa menyukai AKB48?

AKB48 merupakan idol group asal Jepang yang memiliki sekitar 90 orang anggota. Jumlah yang cukup besar bukan? Namun AKB48 tidak sebatas pada AKB48. Mereka memiliki sister group lainnya, yakni SKE48, NMB48, HKT48, JKT48 dan juga SDN48 yang baru-baru ini telah melaksanakan konser pertama dan terakhir mereka. Jika ditotal keseluruhan, maka mereka akan berjumlah lebih kurang 260 orang. Jumlah yang sangat besar dan mereka sendiri beberapa kali melakukan performance atau konser dan bernyanyi dalam satu stage yang sama bersama-sama. Sebuah konsep idol group yang diangkat oleh Akimoto Yasushi dan juga dengan slogan, “idol you can meet everyday“. Kita dapat melihat performance mereka setiap harinya di theatre mereka masing-masing. Sesuai dengan nama mereka masing-masing yang merepresentasikan lokasi theatre mereka, AKB48 di Akihabara(Tokyo), SKE48 di Sakae(Nagoya), NMB48 di Namba(Osaka), HKT48 di Hakata(Fukuoka), namun untuk JKT48 sendiri saat ini belum memiliki theatre. Rasanya akan sangat panjang sekali menceritakan keseluruhan tentang AKB48 dan sister groupnya. Tapi yang perlu diingat bahwa AKB48 adalah idol group yang mengusung sistem Admission dan Graduation. Seperti kebanyakan idol group yang ada di Jepang. Kemudian melalui tulisan ini, saya akan menceritakan lebih lanjut bagaimana saya bisa jatuh cinta dengan AKB48.

Image

Mungkin jika ditanyakan sejak kapan saya mulai mengulik AKB48 dan sister group lainnya, saya harus jujur berkata bahwa saya mulai mengikuti semenjak kehadiran JKT48 di Indonesia. Sister group pertama AKB48 di luar Jepang. Terlalu mengikuti arus? Mau tidak mau, suka tidak suka, saya harus mengakui bahwa saya terbawa oleh arus. Namun seperti yang sudah saya state sebelumnya bahwa saya sudah mengetahui AKB48 jauh lebih lama sebelum kehadiran JKT48. Awalnya tertarik dengan konsep JKT48 lalu saya mulai mengikuti acara-acara dimana mereka hadir. Dan kemudian datang suatu saat ketika konser kolaborasi AKB48 dan JKT48 yang dilaksanakan pada 25 Februari 2012. Saya yang masih sangat excited dengan keberadaan JKT48 pun mulai mencari segala cara untuk mendapatkan tiket konsernya. Sebelumnya, karena kebanyakan JKT48 mengcover lagu-lagu AKB48 maka saya mulai mengulik lagu-lagu AKB48 dan sister groupnya. Saya pun mulai melihat bahwa musik-musik AKB48 dan sister groupnya sangat easy listening dan performance mereka sangat unik. Mulai dari koreografi hingga permainan mic. Belum lagi awal tahun ini mereka mengusung konsep band untuk single ke 25 dengan judul Give Me Five! . Konsep yang sangat unik. Datang suatu saat ketika saya sedang browsing AKB48 di youtube dan menemukan video Senbatsu Sousenkyou 2011. Konsep General Election AKB48 dan sister groupnya untuk memilih siapa yang akan mengikuti single selanjutnya dan juga diposisi mana mereka akan ada ketika perform. Saya menemukan sosok seseorang dengan kata-katanya yang sangat menarik perhatian dan meluluhkan hati saya, lebih kurang beginilah kata-katanya, Even though you hate me, but please don’t hate AKB“. Ya, dialah Maeda Atsuko atau Acchan, face of AKB, center of AKB yang pada Sousenkyou kali itu kembali merebut posisi tertinggi dengan sekitar 130.000 suara, setelah tahun sebelumnya posisi tertinggi tersebut ditempati oleh Oshima Yuko. Mulai dari mendengar kata-kata itu saya yakin bahwa ia memiliki personality yang sangat baik, tulus, dan juga pastinya usaha yang keras sehingga ia berhasil sampai pada posisi tersebut. Dan saya pun memilihnya sebagai oshimen(anggota yang paling didukung).

Image

Kemudian ketika datang waktunya beberapa perwakilan member AKB48 sampai di Jakarta untuk mengikuti konser kolaborasi, saya berusaha mengikuti kemanapun mereka pergi. Bahkan sampai acara Dahsyat pun saya berusaha mengejar mereka untuk sekadar melihat mereka. Setelah menghadiri konser pun saya semakin yakin, bahwa I’m in Love with AKB48. Lagu-lagu, performance, dan juga personality setiap membernya membuat saya sangat tertarik kepada idol group satu ini.

Sebelum dan sesudah konser saya mulai mengoleksi video-video mereka. Mulai dari konser, variety show, hingga documentary. Documentary menjadi koleksi paling berharga untuk saya. Kesan terbesar yang saya dapatkan ketika menonton documentary Kin Sma special. Sebenarnya itu adalah talk show namun dibawakan dengan documentary yang membahas perjalanan AKB48 dari awal karir hingga sekarang. Perjalanan awal AKB48 tidaklah mudah seperti yang orang kira. Perjalanan yang dimulai sejak Desember 2005 baru mendapatkan perhatian seutuhnya di tahun 2009 dan mulai menanjaki tangga kesuksesan di tahun 2009. Menonton documentary tersebut saya tahu bahwa di awal karir mereka, hanya sedikit sekali orang yang datang ke theatre mereka. Hanya sekitar 7 orang, bahkan juga beberapa kali tidak ada yang datang ke theatre mereka. Namun setiap harinya mereka tetap tampil di theatre. Bahkan ketika datang weekend mereka sampai tampil sekitar 3 kali dalam waktu satu hari, walaupun tanpa penonton. Mereka berusaha untuk tetap berusaha keras menampilkan yang terbaik hingga orang-orang dapat tertarik dan menonton mereka. Sebuah nilai kerja keras yang sangat kuat. Dan anggotanya pun di awal-awal mulai berguguran dan hanya beberapa saja yang dapat bertahan. Yang bertahanlah yang masih yakin bahwa suatu saat nanti mereka akan dapat berhasil dan prospek mereka akan menjanjikan pada suatu saat. Selain itu melalui documentary ini diperlihatkan juga bagaimana AKB48 membagikan selebaran di malam natal yang dingin untuk mempromosikan theater mereka. Kontrak mereka pun sempat diberhentikan oleh perusahaan rekaman mereka karena penjualan single mereka yang tidak terlalu laku di pasaran. Saya benar-benar jatuh cinta pada AKB48 semenjak menonton documentary ini. Bagaimana tidak, sebuah usaha keras dari perjalanan yang sangat sulit di awal karir, namun karena mereka tetap berusaha untuk bertahan sehingga mereka meraih kesuksesan yang begitu besar saat ini. Bahkan orang-orang pun yang di awal karir mereka hanya sedikit yang datang ke theatre, sekarang sampai berebutan untuk mendapatkan tiket theatre. Kesabaran dan kerja keras menjadi nilai moral yang benar-benar didapatkan dari mereka.

Namun sekitar dua minggu yang lalu saya benar-benar mendapatkan kejutan yang sangat besar. Acchan yang merupakan oshimen saya di AKB48 mengumumkan di Super Saitama Arena Concert bahwa ia memutuskan untuk graduate dari AKB48. Pengumuman yang sangat mengejutkan bagi semua orang, salah satunya saya yang benar-benar baru saja mengikuti AKB48 dan bahkan Acchan oshi. Kejutan yang sangat besar dan membuat saya menangis karena terlalu sulit untuk menerima kejutan yang sangat tiba-tiba ini. Terutama saya masih sangat baru dan rasanya ingin mengikuti perjalanan Acchan di AKB lebih lama lagi.

Image

Secara garis besar, alasan Acchan memutuskan graduate karena posisi center selama 6,5 tahun yang dia emban sudah sangat cukup dan semua yang ia mimpikan sudah tercapai satu demi satu. Dari segi pribadi pun ia sudah berhasil mengeluarkan single, acting, dan juga merilis beberapa photobook. Bersama dengan AKB48 pun sudah mendapatkan satu demi satu impian mereka, Japan Golden Record Awards, Kouhaku Uta Gassen, Tokyo Dome Concert. AKB48 adalah tempat untuk belajar dan hampir semua telah ia berhasil dapatkan di AKB48. Ia ingin AKB48 berubah dan memulai evolusi, dan menurutnya salah satu caranya adalah dengan ia memutuskan graduate dari AKB48. Dengan begitu akan memberikan kesempatan yang lebih kepada member lainnya dan junior-juniornya untuk mendapatkan berbagai kesempatan yang telah ia raih. She wants her juniors to shine, mungkin begitu bila di parafrasekan dalam bahasa inggris. Dengan mengetahui alasan-alasan tersebut saya pun mulai menerima keputusannya dan meyakini bahwa ia ingin yang terbaik untuk dirinya dan juga kemajuan untuk AKB48. Saya tahu bahwa seberapa bijaknya Acchan dengan mengetahui alasan-alasan tersebut.

Walaupun Acchan akan segera graduate dari AKB48 tapi dengan cinta saya terhadap Acchan dan AKB48 saya akan tetap mendukung semuanya. Perjalanan mereka yang sangat inspiratif yang membuat saya akan tetap melakukannya. Lagu-lagu mereka dan performance mereka akan tetap menjadi top list bagi saya. Dan saya pun ingin berkata, “Even though Maeda Atsuko(Acchan) is going to graduate from AKB48, I will always love and support AKB48, especially Maeda Atsuko.”.

GANBATTE AKB48! GANBATTE ACCHAN!

Image

21 thoughts on “I’m in Love with……….AKB48

  1. keren banget postingnya.
    terharu gw, ternyata ada yg berpikiran sama kaya gw. cuma gw ga pandai menuangkannya dalam bentuk tulisan.
    banyakin lagi dong, posting AKB nya.
    keren tulisan ente. ini baru menulis dengan hati..hahaha

    keep writing.

  2. Mantab bro,, kita satu pikiran… gw ampe nangis baca postingnya… jgn sampe brhnti!
    Acchan slalu dihati!! AKB48 slalu dihati!! keep your sprit..!

  3. terharu bcanya. . . Dan perjalanan suka AKB48 hampir sama kaya saya. . . . Saya juga mulai mencri tahu tntang AKB48 sjak ada JKT48. . . Pdhal udh tau lma jg tntang AKB48

  4. kerja keras dan semangat AKB48….BENAR2 MEMBANGKITKAN SEMANGAT.
    TIDAK ADA KATA PUTUS ASA….TIDAK ADA KATA MENYERAH….ITULAH AKB48

  5. cara kecintaan kita k akb48 hmpr sama, tp klo saya yg bikin sya mndlmi tntg akb stlh membaca news tntg kelulusan acchan. menyesakkan dada tp jg berterima kasih kpda acchan krna tlh mengajak saya mencintai akb48…

  6. acchan lah yg membuat saya mengenal dan mencintai akb48, dan skrg dia akan pergi. Terima kasih Acchan…jasa mu tak akan ku lupakan.
    GANBATTE ACCHAN! GANBATTE ACCHAN!

  7. Ceritanya mirip sy prtma kali suka 48,tapi bedanya oshi saya waktu itu oshima yuko,sekarang sya daredemo daisuki..hhe,lanjutkan terus tulisanya..

  8. Ceritanya benar-benar mirip seperti saya..
    -Terbawa arus -__-
    -Mengikuti AKB semenjak kehadiran JKT48
    -Benar-benar jatuh cinta ketika menonton “kin sma special”
    -Oshi pertama di AKB48 adalah Acchan, tapi sekarang Takahashi Juri hehe :p

    Saya minta izin ya mas sebagian teks nya di publikasikan di blog saya, itung-itung tugas sih… soalnya bingung mau bahas apaan ._.

    1. Sama kayak aku juga, dong… Terbawa arus juga.. Kalau JKT48 nggak ada, aku nggak mungkin tahu AKB48 itu apa… Untung muncul saat Acchan masih di AKB.. Setelah graduate pun, masih bisa nikmatin penampilannya di MV-MVnya.. Hahaha….

      Dan emang benar sih, entah itu AKB secara umum, maupun member2nya, mereka semua berjuang banget untuk meraih impian… Salut! Dan setelah berhasil, tetap rendah hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s