SNMPTN 2011 yang Penuh Kejutan

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2011 atau yang lebih sering disebut dengan SNMPTN 2011 benar-benar penuh kejutan. Tidak pernah diperkirakan dan mampu membuat orang yang menghadapinya diluapi dengan kekesalan yang sangat mendalam. Mengapa bisa begitu? Apakah sistem SNMPTN 2011 di tahun ini buruk? Strategi apa yang diperlukan untuk menghadapi SNMPTN? Semua pertanyaan itu saya jawab dalam artikel ini.

SNMPTN 2011 ini benar-benar dipenuhi dengan kejutan. Seperti diketahui bahwa pada tahun-tahun sebelumnya masih diadakan ujian-ujian mandiri layaknya SIMAK UI, USM ITB, SMUP, dan lain-lain. Tapi angkatan kami pun sudah tahu bahwa angkatan kami harus dipersiapkan hanya untuk SNMPTN. Isu bahwa tahun 2011 hanya akan diadakan SNMPTN sudah terdengar setahun sebelumnya. Namun disisi lain, yang kami tahu bahwa beberapa ujian mandiri masih akan diadakan pada awal tahun 2011, seperti SIMAK. Namun tepat beberapa bulan sebelum tanggal diketahui akan diadakannya SIMAK, secara tiba-tiba saja SIMAK diundur hingga setelah SNMPTN. Angkatan kami yang sudah menyiapkan diri terlebih dahulu untuk SIMAK merombak ulang strategi. Tentu saja bukan hanya strategi yang dirombak ulang, bagian yang paling sulit untuk dibenahi lagi, mental! Mental yang dipersiapkan sejak bertahun-tahun lamanya. Mental yang dipersiapkan dengan sistem-sistem lama. Dan ternyata harus diubah secara total ketika sistem baru itu ada.

Bukan saja masalah ujian mandiri yang membuat semua orang terperangah. Satu hal yang paling menjadi kejutan untuk saya sendiri adalah kebijakan PMDK(Penelusuran Minat dan Bakat). Saya merupakan salah satu orang terpilih dari SMA Negeri 8 Jakarta kelas IPS untuk mengikuti proses seleksi PPKB UI(Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar Universitas Indonesia). Sekolah memberikan kesempatan PPKB UI kepada beberapa siswa yang berhasil meraih prestasi tinggi secara konsisten selama 3 tahun. Di SMA Negeri 8 Jakarta sendiri diberikan kesempatan kepada 5 orang dari kelas IPS dan 20 orang dari kelas IPA. Kelas IPS di SMA Negeri 8 Jakarta ada 1 kelas dan 8 kelas IPA. Setelah melengkapi semua dokumen-dokumen secara online dan melakukan pembayaran sekitar bulan November-Desember, lebih kurang 1 bulan kami menunggu hingga 22 Januari. Ternyata kejutan yang sangat tidak diduga benar-benar datang. Jam 10 malam tanggal 21 Januari, ketika saya melihat site pengumuman PPKB UI, masih tertera bahwa pengumuman dapat diakses 22 Januari jam 8 pagi. Tapi pada kenyataannya ketika mengakses site pengumuman tersebut tepat jam 12 malam tanggal 22 Januari. Tertera bahwa PPKB UI diintergasikan dengan SNMPTN Undangan atau dengan kata lain dibatalkan. Kenapa menurut saya dibatalkan? Karena saya harus melengkapi dokumen-dokumen lagi dan melewati proses seleksi selanjutnya. Kesal? Ya, sangat kesal. Tapi bukan pada UI, lebih tepatnya pemerintah kita yang serba mendadak! Saya sendiri baru tahu mengenai adanya SNMPTN Undangan di bulan Januari, ketika sedang menunggu pengumuman PPKB UI.

SNMPTN Undangan sendiri dibedakan berdasarkan akreditasi sekolah. Untuk sekolah saya sendiri mendapatkan jatah 75% per kelas karena merupakan RSBI. Sebanyak 75% siswa terbaik dari masing-masing kelas berhak mengikuti seleksi SNMPTN Undangan. Berbeda dengan PMDK yang hanya bisa memilih satu jurusan di satu universitas, SNMPTN Undangan dapat memilih sampai 2 universitas dengan masing-masing 3 jurusan, jadi total 6 pilihan. Pengumuman SNMPTN Undangan dapat diakses pada bulan Mei, kalau tidak salah, 17 Mei 2011 jam 7 malam. Alhamdulillah saya berhasil diterima di jurusan yang sesuai dengan keinginan saya, Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia. Tapi, jujur saya berharap SNMPTN Undangan di tahun berikutnya ditiadakan. Bukan saya tidak bersyukur menjadi salah satu orang yang diuntungkan dengan proses ini. Tapi proses ini sama sekali tidak transparan. Saya bahkan tidak tahu nilai apa saja yang diinput untuk SNMPTN Undangan. Ketika mengakses akun PPKB UI, jelas saya dapat melihat nilai apa saja yang diinput, tapi untuk SNMPTN Undangan tidak. Hanya data pribadi yang diinput sekolah, serta foto dan sertifikat-sertifikat yang saya input sendiri yang bisa saya lihat.

Beberapa teman yang nilainya jelas diatas rata-rata selama tiga tahun bersekolah di SMA Negeri 8 Jakarta gagal mendapatkan PTN melalui SNMPTN Undangan. Bahkan seorang teman yang jelas-jelas sudah mendapatkan medali di Olimpiade Sains Nasional. Apakah itu rasional? Kalau dibilang faktor keberuntungan disini berpengaruh, coba dilihat, apa kami mengerjakan soal? Tidak, semua murni dari nilai yang kami peroleh selama tiga tahun belakangan. Dan mungkin sertifikat-sertifikat yang harusnya berpengaruh.

SNMPTN tertulis sendiri saya kurang menguasai perihal ini karena memang saya sendiri tidak pernah terpikirkan untuk mengikuti SNMPTN tertulis. Untuk SNMPTN tertulis saya tidak bisa berkomentar banyak karena memang banyak faktor yang mempengaruhi untuk bisa mendapatkannya. Beberapa teman yang saya perkirakan belum berhasil di SNMPTN Undangan namun akan berhasil di tertulis, ternyata benar dapat berhasil. Namun disisi lain, masih ada juga beberapa teman yang gagal padahal saya tahu kemampuan mereka diatas rata-rata. Lagi-lagi untuk tes seperti ini banyak sekali faktor X didalamnya.

Strategi?

Untuk segala jenis ujian baik SNMPTN atau ujian-ujian mandiri saya rasa diperlukan strategi yang cukup mendalam. Saya disini bukan akan membahas bagaimana strategi menjawab soal. Tapi strategi menempatkan pilihan-pilihan jurusan keinginan. Seperti yang pernah saya baca di beberapa artikel bahwa pada SNMPTN 2011 ini beberapa peserta yang nilainya diatas rata-rata nasional gagal menembus PTN yang diinginkan karena hanya memilih jurusan-jurusan populer saja. Bukan disini saya ingin melawan cita-cita yang sudah dibangun setiap orang. Tapi apa salahnya untuk memilih jurusan dan universitas yang kiranya dapat ditembus dan tetap sesuai dengan minat. Tidak harus selalu memilih universitas atau jurusan yang passing grade nya semua tinggi. Saya tekankan, tidak harus, bukan tidak boleh. Semua bergantung pada diri masing-masing. Mental anda disiapkan pada kenyataan yang mana.

Satu pertanyaan juga, kuliah itu mengejar prestige atau passion?

Sukses berada di tangan masing-masing orang, tergantung bagaimana menghadapi kehidupan kedepannya🙂

14 thoughts on “SNMPTN 2011 yang Penuh Kejutan

  1. nice! SNMPTN 2011 gagal total. masa 80% ga diterima di PTN mana2, sedangkan 48% keterima di STEI? Pemerintah sudah gagal total

  2. Setuju! udah bnyk bukti bhw snmptn undangan benar2 ga fair dan ga cerdas sistem penerimaannya,,,!!
    heran deh ama rektor2 PTN yg udh bergelar Ph.D, tapi untuk urusan gini aja ga becus!!
    kalo taun ini masih diadain, ayo kita DEMO!!!

  3. kak, saya juga minat ke UI jurusan HI, di sekolah saya paralel 1 IPS, tapi alumni sekolah saya sedikit..

    sertifikat saya cuma Paskibraka Prov.Jawa Barat, Sertifikat Jenesys JICE, dan Organisasi sekolah, ga ada lomba kak..

    Saya mau nanya,kalau dulu nilai rata2 kakak berapa?terus melampirkan sertifikat apa saja?
    Terimakasih kak..🙂

    1. iya biasanya jumlah alumni juga suka dilihat untuk tolak ukur kemampuan sekolahnya juga. Dulu saya masukin sertifikat lomba2 saja. Walaupun bukan jd pemenang

  4. kak, aku mau tanya dong. kakak masuk HI UI lewat undangan ya? dari jurusan apa terus rata2 nilainya berapa? kalo dari ipa ikut undangan & milih HI UI kira2 masuk gak? makasih🙂

    1. maaf abru bisa balas, dulu saya masuk jalur undangan. Saya IPS, dan kalau tidak salah rata2 saya sekitar 8,7. Kalau dari IPA bisa masuk atau diterima juga via undangan untuk HI UI. Teman saya beberapa ada yg begitu

  5. haloo, mau berkomentar tentang tulisan kamu..
    saya setuju dengan pendapat kamu tentang bagaimana pemerintah selalu mengganti peraturan secara mendadak, seperti sudah mendarah daging di Indonesia, segalanya dilakukan secara mendadak.
    tapi saya sangat bersyukur dengan adanya snmptn undangan 2011, mengapa?
    karena menurut saya, snmptn undangan adalah jalan yg telah Allah SWT, bukakan untuk saya agar bisa berkuliah di UI
    jujur, saya tidak terpilih PPKB UI saat itu, maaf bukan bermaksud sombong, tapi saya yakin bahwa saya seharusnya dapat menjadi salah satu siswa yg dicalonkan di PPKB UI melalui sekolah saya. namun kenyataannya tidak! saya sangat kecewa, saya frustasi saat itu!
    saya juga seperti kamu, tidak berniat mengikuti SNMPTN Tertulis. mengapa?karena saya belajar bukan hanya saat mau UN, saya belajar untuk masa depan saya, saya belajar karena saya ingin tahu.
    dan impian masuk universitas tanpa tes, sudah saya dambakan sejak awal SMA. dan saya sangat yakin bahwa saya seharusnya berhak menjadi salah satu calon PPKB UI yg didewa-dewakan itu -_-
    tapi apa daya, kala itu saya hanya bisa berdoa dan berdoa, memohon dibukakan pintu rezeki yg lain. dan ternyata doa saya langsung dijabah oleh Allah SWT.
    peraturan dengan cepat digantikan, akhirnya diadakan penghitungan nilai rata2 ulang di sekolah. dan terbukti, bahwa sebenarnya saya berhak menjadi calon PPKB UI sebelumnya.saya tidak mengerti sekolah saya awalnya memilih siswa berdasarkan apa?tiba2 langsung diumumkan saja(menurut saya agak mencurigakan)
    setelah itu, saya tidak ragu lg untuk memilih UI sbg pilhan pertama dan mengikuti program beasiswa bidik misi.
    dan hasilnya, teman2 saya yg diintegrasikan dr PPKB UI ke SNMPTN Undangan tidak ada satu pun yg berhasil lolos dr program IPA (saya anak IPA). sedangkan dr program IPS hanya 1org yg lolos. see? jika Allah sudah berkehendak ‘jadilah’ maka ‘jadilah’

    mungkin bagi sebagian orang, SNMPTN Undangan sangat mengesalkan. terutama di sekolah kamu yg notabene-nya adalah sekolah siswa berprestasi, siapa yg tidak tau SMAN 8 Jkt. tapi dibalik kejadian, pasti ada hikmah yg terkandung didalamnya🙂
    maaf curhat di blogmu..
    hanya ingin share pengalaman..

  6. Halo kak aya, aku Mezia. Ini yang kedua kainya aku nemuin blog kakak, loh.

    Yang pertama, waktu apply lamaran untuk magang di Kompas Muda. Berbekal kepoin blog kakak dan akhirnya aku di terima jadi Magangers Batch IV :)))

    Untuk kedua kalinya, aku lagi browsing tentang SNMPTN UI dan nemuin blog kakak (lagi). Semoga aja aku seberuntung kakak lagi dan beneran keterima di UI lewat jalur undangan AAA WISH ME LUCK SISTAHHH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s