Perempuan Berkalung Sorban”Woman With a Turban”

l34484707706_9048

Semalem gw baru aja nonton Perempuan Berkalung sorban sama keluarga. Gw nonton di La Piazza jam 21.00 karena baru terpikir buat nonton jam 19.00. Jadi berusaha cari yang paling malem. Tiket seharga 25.000 rupiah dibeli 3, 3 tiket ada tangan. Dan ternyata gw dapet bonus sebuah DVD, isinya ada trailer, video clip soundtracknya”Ketika Cinta” yang dinyanyiin sama Siti Nurhaliza, beberapa foto filmnya, dll.

Mungkin gw gak akan bercerita panjang tentang filmnya, tapi lebih kepada komentar-komentar gw terhadap film nya.

Ceritanya tentang Annisa(Revalina S. Temat) yang tinggal di wilayah Pesantren keluarga. Ia selalu merasa dibedakan dengan kakak-kakak laki-lakinya dan merasa bahwa perempuan terkekang kebebasannya. Terbatasi oleh dalil-dalil yang menjadi pegangan para lelaki untuk membuat wanita tidak pernah memiliki kebebasan yang diinginkan. Ia terpaksa menikah dengan Sam, anak kawan ayahnya padahal ia tengah menunggu Khudori yang tengah menimba ilmu di Kairo sejak mereka berdua kecil.

Annisa menikah dengan Sam dan kemudian diceraikan karena difitnah berzinah dengan Khudori. Sebelumnya ia hidup dalam siksaan.

n34484707706_938094_3142

Kemudian ia sekolah dan pada akhirnya menikah dengan Khudori dan memiliki anak, namun Khudori meninggal dalam sebuah kecelakaan.

n34484707706_938567_3510

Annisa memperjuangkan hak-hak wanita dan mencoba agar santriwati di pesantren bisa membaca buku-buku modern, layaknya karya pramudya ananta toer. Tapi semua tidak berjalan mudah.

Jadi sebenernya itu aja inti yang gw tangkep dari ceritanya. Walaupun ada beberapa scene yang gw rasa agak gak sesuai sama ajaran agama, tapi mungkin emang itu yang dialami orang kalo merasa gak bebas. Tapi akhir ceritanya bagus, awal emang gak begitu, walaupun bisa dibilang lumayan. Tapi menurut gw, akhirnya itu emang bagian paling bagus dari film itu dan inspiratif. Inspiratif buat semua orang terutama perempuan-perempuan. View yang diambil juga bagus-bagus, di Jogja. Filmnya lumayan lama, kira-kira 2 jam an. Tapi untungnya ceritanya gak begitu ngebosenin. Sayangnya antusiasme penonton agak kurang. Mungkin kalo bisa ngasih bintang, gw bakal ngasih empat bintang dari lima bintang. Karena gw rasa kata-kata yang di ada di dalemnya itu bagus-bagus. Bisa dijadiin quotes gitu.

Ada kata-kata yang gw suka, kira-kira kayak gini,

“kita akan menjadi muslimah yang baik bagi suami2 kita, Allah berjanji bahwa surga ada di telapak kaki kita. Tetap berada di jalan Allah dan lakukan dengan ikhlas.”

10 thoughts on “Perempuan Berkalung Sorban”Woman With a Turban”

  1. kalo dari resensi yang pernah gw baca sih.. trus sedikit ngintip novelnya.. trus ngomentarin ni film, suer jadi tanda tanya bagi gue… benerkah ini filmnya hanung ? or cuma film pesenan belaka yang diamanahin ke hanung untuk ngebuatnya ? jujur aja, film** hanung yang ‘religius’ gak catch bagi gue. Kesannya antara religius dan liberal tergambar plin-plan. Satu contoh A2C : di kalangan muslim jadi cercaan, di kalangan liberal jadi cibiran. Hehehe… ya gitu deh.

  2. sisi positif : emansipasi wanita
    sisi negatif : mendiskreditkan Islam. lewat film ini seolah orang akan melihat bahwa Islam adalah agama yang membenci wanita dan mengungkung segala hak-haknya.

    Hanung harusnya mikir dikit lah.

  3. salam..
    sy br saja selesai menonton filem ini..terdetik di awal pg td sesudah bersahur sy ingin sekali mencari wadah hiburan yg bisa meninggalkan bekas di hati..alhamdulillad niat sy ini diperkenankan Allah..
    sy simpulkan filem ini sangat dekat dalam kehidupan kita hari ini walaupun tidak menjadi penghuni di pesantren sekalipun..gaya olahannya tidak mendatar..langsung membuatkan kita berbaur dengan pelbagai perasaan..adakalanya jadi marah, sedih, benci, kesal dan selanjutnya lagi..naskah ini terlalu baik untuk dibawa berdiskusi..moga kita memandang dengan mata hati yang ikhlas..jangan menilai seperti diri kita manusia yang sempurna yang tidak berdosa walau sebesar zarah..bandingkan dengan kekurangan yang kita ada maka yang baik dari filem ini menjadi point yang patut dibanggakan..

    yang baik datangnya dari Allah dan yang buruknya dari hambanya yang hina ini..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s