Insiden Zakat? Percayakan Zakat ke Tangan yang Tepat!

Sepertinya masalah ini gak ada habis-habisnya kalau dibahas. Berhubung gw baru bisa meluangkan waktu sekarang buat posting, gw memanfaatkan waktu buat posting ini. Kenapa gw tertarik? Karena emang masalah ini sedang gencar-gencarnya dibahas dan alasan kedua adalah karena ibu gw kerja di BAZNAS(Badan Amil Zakat Nasional). Jadi emang gw agak concern terhadap masalah ini.

Seperti yang kita tahu bahwa kejadian ini terjadi baru-baru ini. Kejadian ini terjadi ketika keluarga H. Syaikon membagikan zakat kepada orang-orang tidak mampu di sekitar Pasuruan. Tapi karena keluarga H. Syaikon tidak memprediksikan bahwa mustahik akan berjumlah sangat banyak. Akhirnya pembagian uang zakat sebesar 30 ribu rupiah itu berlangsung secara tragis. Walaupun memang keluarga tersebut sudah biasa mengadakan acara serupa setiap tahunnya, tapi tetap saja peristiwa tersebut memakan korban.

Sebenarnya menurut data yang ada, 21 jumlah orang yang tewas dalam kejadian ini. Dan semuanya adalah wanita. Tapi sewaktu ibu gw pergi ke Pasuruan, ternyata jumlahnya ada 22. Satu orang terakhir tidak terdata, walaupun mereka udah berusaha buat menyerahkan surat keterangan kematian, sampai sekarang belum juga terdata. Dan anehnya, menurut ibu gw, rumah orang yang tidak terdata itu bagus dan cukup megah. Lalu kenapa orang tersebut meminta zakat? Sepertinya kalau dengan cara seperti ini juga belum tentu sampai ke tangan yang tepat.

Lagipula dalam Al-Quran juga kita sangat dianjurkan untuk menyerahkan zakat melalu amil zakat. Jadi bukan dengan cara memberikan secara langsung. Lagipula kalau dilihat dari berbagai aspek, pembagian zakat melalu badan-badan amil zakat itu lebih jelas dan menguntungkan berbagai pihak. Zakat sampai pada sasaran dan pastinya pembagian zakat akan dikordinir sebaik mungkin.

Saat ini banyak sekali badan amil zakat di Indonesia, contohnya BAZNAS, BAZIS, Dompet Dhuafa, PKPU, Rumah zakat, dll. Jadi tidak ada salahnya untuk memepercayakan zakat kita kepada lembaga-lembaga amil zakat karena memang badan-badan tersebut udah memiliki program-program yang jelas.

Kalau gw sendiri selama ini melihat BAZNAS programnya udah jelas banget. Intinya BAZNAS ada 5 program khusus, Indonesia Cerdas, Indonesia Sehat, Indonesia Makmur, Indonesia Peduli, Indonesia Taqwa. Jadi kalau di Aceh, BAZNAS punya semacam panti asuhan, trus juga ada program satu keluarga satu sarjana, intinya banyak deh. Jadi kalau gw liat sih, badan-badan amil zakat ini emang punya program-program yang bisa dipercayakan. Jadi mulai sekarang, gw saranin buat bayar zakat ke BAZNAS! Ok ok!

 

3 thoughts on “Insiden Zakat? Percayakan Zakat ke Tangan yang Tepat!

  1. Insiden zakat yang terjadi di pasuruan menurut gua lebih dikarenakan si penzakat terlalu show off. Seharusnya kalo mo zakat ya lebih baik disalurik ke pihak yang memang lebih berkompeten

  2. Saya setuju sama Kris. Lebih baik kalo mau zakat, disalurkan ke pihak ketiga saja. Ga usah pake curiga dana itu akan diselewengkan, toh yg penting hati kita sudah tulus berzakat, setelah kita serahkan itu berarti kewajiban kita sudah lunas. Klo diselewengkan, itu berarti dosa mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s