Pintar tapi Tidak Percaya Diri…..

Three-dimensional Shape,Jigsaw Puzzle,Puzzle,Computer Icon,Men,Concepts,Success,Intelligence,Planning,Business,Confusion,Solution,Strategy,Abstract,Backgrounds,People,Standing,Bridge,Bridge,Built Structure,Building Activity,Working,Design,Problems,Connection,Teamwork,Team,Togetherness,Motivation,Inspiration,Ideas,Organized Group,Organization,Preparation,Imagination

Pintar? sepertinya banyak sekali definisi dari satu kata ini. Setiap orang jika mendengar kata “pintar” pasti akan memunculkan persepsi masing-masing di otak mereka dengan kata-kata sendiri. Tapi pasti jika mendengar kata ini pasti akan muncul sebuah perasaan, perasaan kagum akan seseorang yang memiliki kata mengagumkan ini di dalam dirinya. Ada berbagai macam kepintaran, yang paling mencolok adalah kepintaran dalam bidang akademik. Nilai yang cemerlang merupakan sebuah bukti bahwa seseorang itu bisa dikatakan sebagai orang pintar. Pujian dari orang lain akan meluncur dari mulutnya dan membuat orang pintar itu melayang-layang tinggi ke angkasa.

Tapi apakah kepintaran itu murni? Atau hanya sekedar kedok belaka? Kedok karena sebenarnya ia tidak memiliki kepintaran murni dalam dirinya, namun kepintaran tersebut berhasil ia dapatkan melalui berbagai usaha. Dan salah satu usaha yang paling dikenal oleh masyarakat Indonesia dan paling disukai agar bisa mendapatkan apa yang diinginkan dengan cepat dan mudah adalah dengan uang. Membeli soal, kunci jawaban, atau menyogok oknum guru adalah cara cepat, mudah, namun mahal dalam mendapatkan kepintaran yang hanya berbentuk kebohongan itu. Pintar tapi berbohong sama sekali tidak ada gunanya, segala kerugian malah akan didapatkan. Belum lagi omongan orang lain yang tidak mengenakkan hati, kesenangan sesaat dibayar dengan segala kesusahan.

Behavior,Leaf,Healthy Lifestyle,Healthcare And Medicine,Anatomy,Brain,Brainstorming,Blue,Branch,Butterfly,Circle,Concentric,Concentration,Ideas,Concepts,Creativity,Dreams,Flower,Smiling,Happiness,Human Head,Humor,Inspiration,Motivation,Imagination,Intelligence,Mental Health,Contemplation,Incentive,Nature,Alternative Medicine,One Person,Freedom,Hope,Paint,Philosopher,Expressing Positivity,Profile,1940-1980 Retro-Styled Imagery,Retro Revival,Scroll Shape,Scroll,Silhouette,Solution,Splattered,Spring,Summer,Swirl,Thinking,Vector,Vibrant Color,Vitality,Yellow

Dalam kasus yang baru saya lihat sendiri, bahkan dengan bukti jelas dari beberapa info teman-teman. Orang-orang yang melakukan tindakan tersebut adalah mereka yang bersekolah di sekolah bagus yang terkenal dengan kepintaran anak-anaknya. Pada awalnya dan mungkin sampai sekarang ini banyak orang menyayangkan tindakan mereka. Sudah pintar, tapi untuk apalagi membeli soal atau segala macam usaha tidak halal tersebut? Apa mereka tidak percaya diri akan kemampuan diri sendiri? Atau memang mereka memasuki sekolah tersebut dengan cara tidak halal juga? Pertanyaan yang akan sulit sekali terjawab. Tidak mungkin, saya yang bukan siapa-siapa menanyakan pertanyaan tersebut pada oknum-oknum terkait. Permasalahan besar bisa-bisa menimpa diri saya.

Bribing,venal,grafting,Finance,Vertical,Rear View,Standing,Holding,One Person,Stealing,Ten Dollar Bill,Handcuffs,Color Image,One Man Only,Photography,Punishment,Arrest,Adults Only,Dollar Sign,Dollar,US Currency,Hands Behind Back,Well-dressed,Toned Image,Prisoner,Victim,Criminal Activity,Forbidden,Imbalance,White Collar Crime,Law,Motivation,venality

Usaha mereka tersebut telah menyusahkan beberapa orang. Mungkin bukan hanya beberapa saja, namun sangat banyak. Coba dibayangkan? Seseorang yang telah berusaha sekuat tenaga dengan menguras otak dan pikirannya serta menyisakan waktu sebanyak mungkin untuk belajar demi mendapatkan prestasi yang diinginkan, harus dikalahkan oleh orang-orang yang membeli soal. Sungguh sangat disayangkan, apakah sekarang prestasi pun bisa dinilai dengan uang? Apakah kerja dan usaha bisa dipatahkan dengan begitu mudahnya dengan lembaran-lembarang rupiah yang tidak akan bisa kita bawa hingga akhir hayat itu?

Business,Human Hand,Currency,People,Giving,Dollar Sign,Dollar,Shopping,Buying,Isolated,Paper,Bill,Holding,USA,Paying,Exchanging,Sharing,Contract,Agreement,Deal,Tax,Finance,Loan,Debt,Two People,Donation Box,Cashier,Trading,Caucasian,White,Sale,Human Thumb,Human Finger,Bribing,Isolated On White

Jangan mendewakan uang. Usaha dan kerja keras adalah sebuah perjalanan menuju kesuksesan. Lakukan segala hal yang halal, kalau kita berusaha sendiri dan mendapatkan hasil yang baik juga, pasti kita akan merasa bangga tidak terperikan. Allah bukan menilai hasil, tapi usaha yang kita lakukan. Kalau usaha yang kita lakukan hanya membuahkan dosa sungguh tidak bisa dinilai dengan baik. Kita harus melakukan usaha sendiri dengan kemampuan sendiri, jangan membiarkan iming-iming prestasi bagus membuat kita buta. Lakukan usaha sendiri, percaya diri sendiri, lakukan yang terbaik!

5 thoughts on “Pintar tapi Tidak Percaya Diri…..

  1. iya membeli soal…hmm…kayak kembali ke jaman dulu dimana orang bisa membeli apapaun bahkan masa depan (orang lain yg seharusnya lebih layak)😦

  2. hati2 ya aya, di skolah baru lo byk kejadian seperti itu
    bahkan ulangan biasa pun anak2nya byk yg terbiasa dengan cara yang ” tidak biasa ” ( eh, ato sekarang namanya ud cara biasa ? taw kan maksutnya ? hwehehe )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s