Ketika Cinta Bertasbih 1 dan 2

Kedua buku tersebut mempunyai keterkaitan satu sama lain. Pengarang dari buku tersebut adalah penulis novel fenomenal“Ayat-Ayat Cinta”, Habibburahman El-Shirazy. Kedua buku ini berhasil menjadi best seller, baik di Indonesia ataupun Asia Tenggara. Novel yang tak jauh berbeda dengan Ayat-Ayat Cinta, novel bernafaskan Islami dan  masih bertemakan cinta. Tak kalah menariknya dengan Ayat-Ayat Cinta, pelajaran tentang agama Islam dan cinta menjadi daya tarik buku tersebut.

Seorang mahasiswa Indonesia di Kairo, Khairul Azzam berjuang untuk menuntut ilmu di Universitas Al-Azhar Kairo sekaligus berjualan tempe dan bakso di sana demi menghidupi keluarganya di Indonesia. Di Kairo ia sering dipanggil “Mas Insinyur”, kemahirannya dalam memasak membuatnya dikenal sebagai insinyur dunia memasak. Kuliahnya terbengkalai karena ia terlalu sibuk berjualan tempe dan bakso. Mencari pasangan hidup pun ia tak sempat. Sampai pada suatu saat ia meminang salah seorang wanita Indonesia yang pintar bernama Anna Althafunnisa. Ia mendengar tentang wanita tersebut dari seorang supir KBRI. Ia belum pernah bertemu sebelumnya, akhirnya ia terpaksa pulang dengan tangan hampa ketika mengetahui bahwa Anna sudah dipinang oleh temannya sendiri, Furqon.

Ia dipertemukan dengan Anna pada sebuah kejadian, ketika Anna bersama temannya dicopet. Azzam membantu Anna dalam kejadian waktu itu. Mereka tak saling mengenal sampai akhirnya dipertemukan kembali di Indonesia. Azzam pulang ke Indonesia setelah berhasil menyelesaikan sekolahnya, ia merasa beberapa adik-adik perempuannya sudah bisa mencari nafkah untuk keluarga. Perjalanan cinta Azzam menjadi tak menentu, Anna menikah dengan Furqon. Namun karena suatu kejadian mereka terpaksa bercerai. Azzam terus mencari belahan hatinya, ketika ia berhasil menemukan Vivi, sebuah kejadian tragis membuat mereka memutuskan tali pertunangan.

Untuk selanjutnya mengenai hubungan dan kehidupan Anna serta Azzam, silahkan baca Ketika Cinta Bertasbih 1&2. Kang Abik berencana untuk melanjutkan kisah ini pada buku selanjutnya yang berjudul “Dari Sujud ke Sujud”. Perjalanan panjang kehidupan mereka menjadi kisah menarik untuk dibaca.

9 thoughts on “Ketika Cinta Bertasbih 1 dan 2

  1. >ridu: iya yang ini…
    >Quelopi: gw lagi suka buku2nya habibburahman el-shirazy, ampir semuanya emang ttg cinta. hehe. kalo masalah berapa ratus, kayaknya sktr 400 an. ya lumayan lah buat nimpuk maling.

  2. wuaah…….jadi KCB jilid 2 udah terbit yah ? aku baru tau😀 , pdhl nunggunya udh dr taun lalu heheh…….thx God I found your blog aya.

    Salam kenal ^^

  3. saya ini orang malaysia dan saya amat meminanti karya kang abik..
    jika tidak keberatan bila karya dari sujud ke sujud publish minta dihebahkan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s