Memutar Otak Mencari Sekolah Terbaik

Sudah lebih dari 7 bulan, waktu aku habiskan hanya untuk memutar otak ini. Memutar otak untuk belajar keras serta memutar otak untuk menemukan sekolah terbaik. Bukan hanya aku saja yang mengalami hal seperti ini, kebanyakan siswa yang akan lulus dari suatu jenjang pendidikan tertentu akan melakukan hal yang sama.

Hari-hariku hanya kulakukan untuk memutar otak. Setiap aku melakukannya, pertanyaan-pertanyaan pun akan bermunculan di kepalaku ini.

“Apa gw bisa dapet NEM bagus?”, “Apa gw bisa dapet beasiswa Singapore?”, “Kalo gak dapet beasiswa, apa gw bisa masuk 81?”

Pertanyaan-pertanyaan tersebut membuat kepala ini seperti mau pecah, pecah dan hilang semua beban, tak ada lagi pertanyaan-pertanyaan yang membuat pikiran semakin tidak menentu, membuat mental ini terombang-ambing di tengah ketidakpastian. Ingin sekali aku menghilangkan semua beban ini secepatnya. Tapi apa dayaku, waktu tak bisa berjalan dengan cepat sesuai dengan keinginanku, aku tak bisa dengan mudahnya mendapatkan sekolah yang sejak lama, ingin sekali aku langkahkan kaki ke sana sebagai seorang pelajar di sana.

Untuk aku yang sudah menemukan sekolah impian, hanya perlu untuk terus berusaha mendapatkan nilai yang bagus dan memberikan yang terbaik dalam segala bentuk penyeleksian siswa menuju sekolah impianku. Tetapi, untuk beberapa kawan yang tengah memperjuangkan hal yang sama denganku namun belum menemukan dimanakah sekolah lanjutan yang akan mereka masuki nanti masih menjadi sebuah perjalanan berliku. Perjalanan berliku menemukan sekolah impian, perjalanan yang semakin sulit untuk menemukan tujuannya. Porsi waktu belajar membuat kami tak sempat untuk berpikir apa-apa lagi. Untuk bersenang-senang saja harus berpikir dua kali. Sebuah kehidupan yang tak lazim dijalankan oleh kami orang-orang yang menganggap hidup ini harus mempunyai porsi waktu lebih untuk bersenang-senang.

Perasaan bersalah selalu membayang-bayangi kami ketika kami lupa untuk menyediakan waktu belajar dan mendapatkan nilai yang kurang memuaskan dalam persiapan Ujian Akhir. Stress dan cenderung selalu menyalahkan diri sendiri menjadi sebuah gejolak perasaan dalam hati kami. Tidak ingin sekalipun perasaan itu hinggap, ingin membiarkannya pergi bebas….jauh dari diri kami, pikiran kami, perasaan kami.

8 thoughts on “Memutar Otak Mencari Sekolah Terbaik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s