Ketertarikanku tentang Jihad

Untuk anak seumurku, mungkin tema yang sedang hangat menjadi pembicaraan adalah kedatangan para artis mancanegara ke Indonesia. Kedatangan mereka dalam rangka mengadakan konser di salah satu negara Asia Tenggara ini. Atau sekedar gosip teman-teman di sekolah, dapat menjadi topik yang paling ingin dibicarakan oleh mereka. Tetapi untukku, sulit untuk mencari teman yang tertarik membicarakan Jihad. Aku begitu tertarik dengan hal tersebut, setiap harinya aku terus berpikir, sebenarnya apakah Jihad itu? Dan sebenarnya bagaimanakah cara berjihad yang sebenarnya. Pertanyaan-pertanyaan itu terus menghinggapiku. Mencari dan terus mencari pengertian sebenarnya dari perjuangan kaum muslimin dunia ini.

Mencari sendirian tentang arti jihad sangat sulit untukku. Ingin sekali ku beli beberapa buku tentang jihad, terlebih lagi buku”Inside The Jihad”, tetapi apa daya. Harganya yang dapat membuat kantong ini menjadi kering dan aku merasa tidak enak jika meminta kepada kedua orangtuaku untuk membelikannya. Sedikit demi sedikit aku mulai menabung, tapi hingga hari ini apa yang aku inginkan belum juga bisa direalisasikan. Akhirnya, aku beli sebuah buku berjudul “Jihad Terlarang”. Belum sempat kuhabiskan membacanya, maka dari itu belum bisa kuceritakan bagaimana isinya.

Jihad menjadi polemik tersendiri bagi dunia ini. Di belahan dunia bagian Barat sana, Jihad dianggap sebagai terror. Beberapa kejadian terorisme disana, memang dilakukan beberapa orang Islam. Tetapi mereka juga tidak dapat men-judge sebegitu mudahnya bahwa jihad itu adalah sebuah bentuk teror. Osama bin Laden dan beberapa tokoh Al-Qaeda lainnya memang berjihad, tapi tak semua orang berjihad dengan cara mereka.

Para pasukan pergerakan di Irak pun berjihad. Anda juga tahu bagaimana cara mereka berjihad, tanpa harus aku jelaskan dalam tulisan ini. Mereka berjihad dengan cara seperti itu, karena mereka sudah tidak tahan lagi akan gangguan yang setiap harinya membuat mereka tak nyaman menjalani kehidupan. Memberontak adalah insting pertama anak manusia ketika mereka diganggu. Kata-kata tersebut ku kutip dari buku “168 Jam dalam Sandera”. Setiap orang pun berjihad, dengan cara mereka masing-masing.  Cara yang berbeda-beda tak membuat semangat berjihad setiap orang luntur. Berjihad adalah sebuah kesenangan, dengan berjihad kita semakin dekat dengan-Nya. Kita berjihad di jalan-Nya, memperjuangakan agama, kebebasan, kemerdekaan kita.

Tidak bermaksud untuk memberikan pengertian Jihad yang sebenarnya. Hingga saat ini pun aku belum mengerti dengan penuh tentang Jihad. Tapi aku akan terus mencari apa itu Jihad. Aku hanya menuliskan apa yang aku pikirkan tentang jihad, sebuah opini seorang remaja Indonesia.

19 thoughts on “Ketertarikanku tentang Jihad

  1. “Berjihad adalah sebuah kesenangan, dengan berjihad kita semakin dekat dengan-Nya. Kita berjihad di jalan-Nya, memperjuangakan agama, kebebasan, kemerdekaan kita.”

    Tentunya dengan tidak mengorbankan agama, kebebasan dan kemerdekaan orang lain kan?

  2. Nah itulah sebabnya kenapa di dunia barat sono jadi polemik, karena ada banyak orang yang ngga ngerti apa-apa tapi jadi korban berjihad.
    Lagipula apa bener Jihad itu dengan jalan kekerasan?
    Ngga usah jauh ke Amerika, waktu Bom Bali & bom-bom lain di Indonesia, pelakunya mengklaim itu Jihad. *jihad macam apa itu?*

  3. woah, ternyata ada juga orang yang melihat jihad dari sisi laen…salut gue ama lo!

    btw, gue temen sebangkunya nixfar, alumni labs itu. sering2 kunjungin blog gue ya! *promosi bentar*

  4. JADI..APA YG KAMU LAKUKAN SKRG INI JG DISEBUT JIHAD KAWAN…
    belajar adalah jihad, menulis yg mencerahkan adalah jihad..
    jihad…. adalah segala sesuatu yg kita lakukan karena Nya dan bermanfaat utk org lain… mnrt ku sih

  5. jihadunnafs, jihad melawan nafsu…

    itu bener-bener jihad yang paling susah,,, gw masih harus belajar banyak tentang itu…

    selamat berjihad!

  6. menurut aku sih jihad yang paling besar dan banyak pahala nya ya jihad ngendaliin hawa nafsu loh tu dan bisa mengontrol diri kamu tuh, baru jihad membela agama dan membela daerah dan negara kamu dari serangan musuh yang mengganggu kedamaian negara kamu gitu saudara senegara indonesia khusus nya, MERDEKA DALAM SEGALA HAL APA PUN TAPI TAAT PADA ATURAN.

  7. Jihad adalah masalah yg tidak sembarangan. Syukron alhamdulillah, dik Aya sebagai remaja tertarik masalah Jihad pdhl mungkin remaja2 lain lebih tertarik berpacaran dan kongkow2 sama temen2. Saran saya, jika ingin belajar mengenai Jihad, belajarlah dengan sesuai pada pemahaman menurut Al Qur’an dan Sunnah Nabi kita, Muhammad Shallallahu alaihi Wassalam dan bagaimana pengaplikasiannya di masa sahabat radhiyallahu anhuma karena mereka adalah sebaik2 generasi bagi umat ini dan telah dijamin masuk surga oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, Allah berfirman, “Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” QS At Taubah ayat 100. Dan janganlah kita menafsirkan jihad dengan hawa nafsu dan nalar kita semata.

    Saya sangat mengharapkan generasi muda seperti dik Aya ini menjadi generasi muda yg berpedoman pada Qur’an dan Sunnah, sehingga anda2 bisa memajukan negara Indonesia dan umat Islam ini dengan tetap berada pada koridor Islam dan tidak merusaknya (baca: tidak menjadi ekstrimis).

    Salam hangat dari saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s