Tanggal 29 kemarin, tepatnya tanggal 29 Juni 2008. SMP labschool Jakarta akhirnya melakukan wisuda juga. Dan dengan adanya wisuda, berarti gw udah resmi dilepas dari SMP Labschool ini. Setelah 3 tahun belajar dengan penuh semangat dan penuh main-main(haha!), keluar juga dari Labschool. Masalahnya gw males masuk Labs lagi dan berencana untuk melanjutkan ke SMAN 8 Jakarta, semoga aja keterima. Acara wisuda kelamaan di Sambutannya, biasalah. Seterusnya acara lebih banyak buat pembagian award(penghargaan) untuk anak-anak murid berprestasi. Dan Alhamdulillah Read the rest of this entry »
Wisuda(Graduation Day)!
1 07 2008Comments : 31 Comments »
Tags: acara sekolah, kehidupan, pemimpin, persahabatan
Categories : chit-chat
Percaya Diri
8 03 2008Akhir-akhir ini, entah kenapa gw jadi lebih percaya diri. Masalahnya ada sebuah perasaan yang begitu aneh dalam hati. Keinginan gw untuk menjadi pusat perhatian dan menjadi seorang penanya membuncah di dalam dada. Begitu banyak pertanyaan di dalam pikiran, ada kesempatan sedikit saja gw akan langsung bertanya. Secercah harapan untuk bertanya, menjadi sebuah cahaya di dalam kegelapan.
Kemarin ketika akhir acara career day, wakil kepala sekolah gw meminta salah seorang anak dengan keberaniannya sendiri untuk mengungkapkan kesan dan pesan selama mengikuti acara tersebut serta mengatakan tekad angkatan menurut diri kita sendiri. Awalnya hanya karena melihat acara begitu molor dari jadwal, gw pun memberanikan diri untuk maju ke depan agar acara cepat selesai. Tetapi ada sebuah alasan lain yang mendorong diri gw untuk maju ke depan. Keberanian untuk menungkapkan pendapat dan menjadi seorang yang begitu memiliki kepercayaan diri mendorong gw untuk maju ke depan. Walaupun sedikit gemetar, kata-kata yang singkat namun lumayan bermakna .
Menurut gw, percaya diri sangatlah penting. Untuk menjadi seseorang yang dipandang dan berprestasi, percaya diri diperlukan. Tanpa rasa percaya diri, kita tidak akan pernah bisa berkembang. Berkembang menjadi seseorang yang lebih baik. Coba bayangkan, jika ada sebuah terobosan baru hanya terpendam dalam pikiran kita. Kemudian terobosan tersebut begitu berguna untuk lingkungan dan diekspresikan terlambat. Sungguh sangat disayangkan, jangan ragu untuk menjadi seseorang yang percaya diri!
Comments : 8 Comments »
Tags: acara sekolah, Kepribadian
Categories : Serious
Budaya Labschool?
16 01 2008
Wets, kalo ngomongin soal sekolah tercinta gw yang satu ini gak bakal ada abis-abisnya. Banyak banget yang bikin sekolah ini beda daripada yang laen. Budaya Labschool yang paling beda dan paling menyenangkan adalah PUSH UP. Hmm, “asik” banget kan tuh. Bisa dibilang kalo PUSH UP itu makanan sehari-harinya anak Labschool. Setiap harinya pasti ada saja siswa Labschool yang menjadi sasaran untuk disuruh PUSH UP oleh guru. Tapi rasanya, PUSH UP itu bukan suatu hal yang berat lagi untuk anak Labschool dan bisa dibilang satu hal yang biasa dan malah menyenangkan. Ada saja yang menyebabkan siswa diharuskan untuk PUSH UP. Ada salah seorang guru yang kalo kita gak bawa Kerudung(terserah apa aja macamnya, yang penting kerudung) atau peci, pasti kita harus PUSH UP tanpa harus dibilangin lagi dan setelah itu harus mengucapkan terima kasih ke guru itu. Cukup menyenangkan buat gw, menurut gw peraturan kayak gitu bisa bikin kita jadi seseorang yang disiplin.
Budaya laennya? Lari Pagi setiap hari Jum’at pastinya. Setiap hari Jum’at, pagi-pagi sekali disaat matahari pagi baru saja menampakkan dirinya siswa-siswi Labschool kebanyakan sudah bersiap-siap untuk berangkat sekolah atau bahkan sudah dalam perjalanan ke sekolah. Masalahnya, pagi-pagi buta sebuta si buta dari goa hantu yang sedang buta hatinya karena selalu berada di kegelapan yang buta dan membuat dia semakin buta, sudah diwajibkan untuk berlari di sekitar sekolah. Tapi jangan bayangkan benar-benar hanya “sekitar” sekolah. Tapi kalau anak SMP harus lari sejauh lebih kurang 1 atau 1,5 meter. Nah, kalo SMA lebih jauh lagi ya kira-kira 2-3 km.
Ada yang lebih ekstrim lagi pada tanggal 17 Agustus. Kalo jadi anak OSIS, Majalah Sekolah, PMR, atau yang lainnya kita harus lari jauh….jauh……jauh…..dan sangat jauh. Kalo anak SMP lari sejauh 11-13 KM. Sedangkan SMA lari sejauh 16-17 KM. Sebelum Matahari terbit semuanya berkumpul di lokasi yang dari tahun ke tahun sudah ditentukan panitia. Setelah itu semua peserta Lintas Juang(Nama acara yang lebih ekstrim daripada Ekstrim Kuliner ini) sholat Subuh berjamaah di masjid setempat, kemudian apel lalu pelepasan ke perjalanan panjang yang sudah menantang di depan mata. Tapi, semua itu menyenangkan. Karena kita melewatinya bersama-sama dan dengan satu tujuan yang sangat rasional, mulia, dan baik untuk dicontoh yaitu untuk mengenang jasa para pahlawan. Kalau sudah sampai di sekolah, rasanya semua beban lepas sudah dan rasa haru pun mendera semua peserta.
Masih ada lagi nih, buat anak SMP kita bakal dihadapin sama yang namanya SAKSI sedangkan anak SMA harus berhadapan dengan Trip Observasi(TO). Sejenis dengan Outbond tetapi acara-acara ini jauh lebih menyenangkan dan juga menantang. Susah dijelaskan dengan kata-kata, intinya semua acara ini dapat menjalin persahabatan yang erat dan banyak sekali pengalaman yang didapatkan.
Tapi gw gak mau cuma menuliskan hal-hal yang bagus dari Labschool. Tetapi juga kelemahan dari sekolah yang satu ini. Menurut gw sih, ada beberapa gurunya yang kurang menyenangkan. Dan guru-guru itu cenderung tidak memberikan perkembangan yang baik bagi pelajaran sang murid. Sifatnya yang kurang bersahabat dan dianggap anak-anak Labschool kurang bisa diajak berkompromi dan terlalu berlebihan itu yang membuat kami tidak nyaman. Kritik ini bukan untuk memojokkan sekolah tercinta ini. Jauh lebih dari itu, gw bermaksud untuk menuntut sebuah perubahan. Perubahan yang diharapkan untuk adik-adik kelas gw yang selanjutnya agar mendapatkan pengajaran serta guru-guru yang baik.
Comments : 12 Comments »
Tags: acara sekolah, budaya, sekolah
Categories : chit-chat










Recent Comments