Indonesia-Malaysia, Damai Harus Dicapai!

17 02 2008

Sudah beberapa bulan ini, terjadi perseteruan hebat antara dua negara serumpun; Indonesia dan Malaysia. Kritikan terlontar satu sama lain dari kedua negara. Kata PERANG bisa saja muncul suatu saat nanti. Sebuah kata yang sangat tidak diinginkan di dunia ini. “Perang” kecil-kecilan sudah muncul dari kedua belah pihak. Sangat disayangkan sekali kedua negara yang selama ini memiliki hubungan yang cukup baik, sekarang menjadi musuh yang sangat sulit untuk berdamai. Jika muncul kesadaran daripada masing-masing bangsa untuk berdamai akan menjadi hal yang baik bagi kedua negara. Saya rasa hanya oknum-oknum tertentu saja yang ingin menimbulkan kontroversi.

Ketika aku melawat Malaysia dalam rangka mengisi liburan, pastinya gw menjumpai beberapa orang asli sana dan melakukan sedikit pembicaraan. Sampai di Bandara KLIA aku sudah diperkenalkan dengan keramahan orang Malaysia. Keluargaku kesulitan mencari taksi untuk sampai di hotel, bahkan hotelpun belum kami dapatkan. Kami pun bertanya di stand “Visit Malaysia 2007″, penjaga counternya melayani kami dengan sangat baik dan ramah. Di Jakarta aku belum pernah menemui penjaga stand seramah ini. Ia membantu kami mencarikan hotel dan taksi, pelayanan yang sangat baik ia berikan. Ketika menaiki taksi kami pun disambut keramahan sang supir taksi, pemandangan perkebunan sawit menambah kenyamananku di taksi ini. Si supir taksi mengatakan bahwa ia mempunya banyak kerabat orang Indonesia, ia pun lebih senang orang Indonesia yang memenuhi Malaysia dibandingkan dengan etnis India dan Cina disana(memang Malaysia terkesan lebih rasis). Hari itu langit kuala lumpur terlihat sangat cerah, aku harap dapat secerah hubungan Indonesia-Malaysia nantinya.

Terlihat orang-orang Malaysia tidak terlalu mencecar dengan Indonesia, memang pada kebanyakan kasus merekalah yang mengambil hak cipta. Tapi mereka pun tidak serta-merta mencecar Indonesia dengan segala perkataan tidak menyenangkan karena negara mereka telah dicecar oleh bangsa kita. Mereka tidak terlalu memikirkan apa yang telah terjadi, namun perdamaian sangat mereka inginkan. Persaudaraan dengan bangsa Indonesia yang sejak lama sudah terjalin, tidak ingin mereka putuskan. Mereka ingin sekali bersaudara dengan Indonesia dalam hubungan yang baik. Sebaiknya kita berdamai saja, tidak baik terus memiliki masalah. Bersaudara itu lebih menyenagkan.


Actions

Information

35 responses

17 02 2008
Donny Reza

Saya sebetulnya sih bingung, karena mental Indonesia juga sekarang lagi nggak bagus…terlalu sensitif, cenderung mendahulukan ‘marah’ daripada mendahulukan diskusi atau klarifikasi.

18 02 2008
ayaelectro

untuk menghadapi semua itu, diperlukan mental yang siap untuk menghadapinya dengan pikiran jernih.

19 02 2008
warmorning

mending perang beneran dah, daripada bisanya adu muluut aje, cape liat beritanya, gerah juga liat negeri kaya tetangga itu lama2…

19 02 2008
maxbreaker

Damai ma Malingsia?
Ga banget!
Mereka dah ngremehin n nginjak2 bangsa Indonesia tauk!
Mending perang deh!

20 02 2008
Dy

kita2 di sini, juga damai2 aja tuh sama orang malaysia..karena merasa sesuku bangsa, walau beda bangsa ;)

20 02 2008
ayaelectro

perang bukan jalan terbaik buat mecahin suatu masalah, mendingan damai. dunia tentram gak ada perang. kan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.

20 02 2008
realylife

ya iyalah , perang itu di mana – mana hasilnya ngga enak
apa salahnya kita hidup damai berdampingan dan toleransi , saling membangun.
pokoke aku setuju banget
jadi mau mengundang untuk baca tulisan ini
makasih
http://realylife.wordpress.com/2008/02/20/gempa-kebakaran-banjir-darurat-listrik-perang-gosip/

20 02 2008
bunciscascis

ah aya mah blog nya berat isinya gue malah ngedongeng mulu,sip2 kita tukeran yaa asikkk

20 02 2008
aRuL

tidak ada api kalo tidak ada korek
tidak ada kejadian seperti itu kalo tidak ada penyebabnya.
Mestinya bukan hanya bangsa ini yang disadarkan tapi rekan2 di sana juga perlu diingatkan.

21 02 2008
indra1082

PEACE n LOVE…
SLANKER gitu Loch….

21 02 2008
nurussadad

bersatu kita teguh, bercerai kita kawin lagi….
klo Indonesia ma malaysia b’satu… pasti banyak yang ngehalangin, coz…. islam akan kuat.

21 02 2008
ayaelectro

buat smua, damai aja yok kita sama malaysia. dengan kekuatan penuh melawan kesewenang2an negara2 barat.

22 02 2008
missglasses

pengennya sih damai, tapi emang malon rese kan?! *emosi*

25 02 2008
luti_ahmed

bersatu wahai indonesiaku….
kuhembuskan nafasku….
teruskanlah langkah juangmu….
angkat merah putihmu….
teruslah maju…..

MERDEKA

27 02 2008
Zoe

Gw dah terlanjur gak suka sama malesa. Jadi mo gimana lagi? susah banget ngilanginnya, abis banyak tingkahnya.

btw, tu naro benderanya salah tuh! mestinya bendera Indonesia diatas, bendera maling dibawah terus di kasih tanda silang!. hehehe piss..

11 03 2008
wisnu

Damai boleh2 saja. Dari dulu kan emang udah damai. Tapi yang menyulut api ini kan mereka. Nyolong pulau orang lain, budaya orang lain. Apa itu sifat saudara? Saya aja nggak pernah minta roti ama adek gw, biarpun saya kuasa untuk itu.

semoga saudara2 kita serumpun itu cepat disadarkan. Soalnya yg berinisiatif menyulut perang kan bukan rakyatnya saja. Tanpa pemerintah yg membackupi, gak mungkin terlaksana kan?

29 04 2008
AL QUDS

perang ga bisa nyelesain masalah,palagi ma saudara sendiri.buktinya liat tu kalo mahasiswa pd tawuran ma mahasiswa/polisi ujung2 nya damai juga untuk nyelesainnya,udah makan banyak korban lagi.Tu orang malay/indo yang ingin perang pergi sono ke irak&palestin.
ISLAM DAMAI….

24 07 2008
malon

awas bahaya laten komunis!
awas bahaya laten malon!
kita harus ingat mereka itu baik karena ada maunya (mereka baik karena sedang “visit malon”) mereka membujuk Indonesia pada tahun 1970 untuk mengirim guru, dokter,enginer,perawat,ir pertanian/perikanan dll ke malon untuk mengajari mereka! karena apa “pada saat itu mereka terdesak oleh etnis cina dan india yang notabene pada saat itu lebih maju dari mereka karena golongan melayu pada saat itu terdesak dari segala sudut” mereka meminta kepada pemerintah Suharto pada saat itu untuk mengirim tki sebanyak2nya karena ada agenda terselubung yaitu memenangkan pemilihan umum untuk UMNO”, oleh karena itu kita jangan sampai terlena karena mereka tidak segan2 menusuk dari belakang, so buat rekan2 jangan sampai kita terpropaganda oleh mereka yang mengatakan indonesia dan malon serumpun, itu hanya tameng mereka, tidak ada persahabatan yang abadi tetapi yang ada kepentingan abadi, ingat bagaimana rasisnya mereka terhadap orang indonesia, ingat perkataan mereka yang menghina kita “indon bodoh, indon miskin (sampai harus ke malon buat cari wang) bagaimana pongahnya mereka merasa lebih kaya dan maju hanya karena banyak tki kita yang mendominasi pekerjaan kuli dan prt, bagaimana sombongnya mereka hanya karena merasa infrastruktur mereka lebih maju, ingat mereka itu bisa sangat rasis, ingat mereka itu memaling apa saja yang mereka mau untuk ambisi mereka,
awas bahaya laten komunis!
awas bahaya laten malon(malaysia)!
jangan mau kita terpropaganda dengan slogan indonesia dan malon adalah negara serumpun (negara serumpun tidak akan melakukan tindakan yang tidak senonoh dan memaling apa sahaja terhadap saudaranya)

28 07 2008
uko

sama Malaysia?………….Damai?
Enakan perang aja, ganyang malaysia

18 11 2008
tony

saya paling ga seneng kalo budaya bangsa indonesia di curi dan diakui sbg budaya bangsa lain dan yang paling ga seneng lagi kalo belum apa2 ada penghakiman dari bangsa sendiri seperti yang dilontarkan oleh dony reza bahwa bangsa indonesia sensitive atau tidak mendahulukan musyawarah atau klarifikasi. justru saya mempertanyakan semangat anda untuk cinta tanah air. apakah saudara yakin bahwa bangsa kita belum mendahulukan musyawarah atau klarifikasi dengan pihak malaisya? apa emosi itu ga wajar? apa sensitive itu ga wajar? apa anda tau situasi kita sebagai bangsa indonesia saat itu? kapan sesuatu dikatakan emosi ato sensitive? apa anda tau siapa yang memulai perang dilautan pada saat itu? kalo ga tau lebih baik jangan mengadakan penghakiman terlebih dahulu. Check kenyataan!
perang saya ga setuju, tapi kalau mereka mulai duluan……..rawe2 rantas malang putung mas!!!!!!!!!!

27 11 2008
bonuok anjingsial

tai.. ganyang malingsial

4 12 2008
Rifqi alhaolani

Indonesia tidak akan mengusik malaysia kalo seandainya malaysia tak mengusik duluan, mestinya malaysia malu donk sama indonesia, kalian itu di didik oleh kita, giliran sekarang indonesia sedang krisis kalian malah cari perkara dengan kita…
Merdeka for Indonesia!! ALLAH HU AKBAR 3x!!! Ganyang Malaysia Hancur Kuala Lumpur!!

5 12 2008
Andy Ahmad

Dear Kawan-Kawan Indonesia,

saya memilki pengalaman selama saya berada disini
kurang lebih satu tahun lah,

actually…benar kita memiliki kesamaan, meski ada perbedaan
pengalaman saya, mereka baik, manis & welcome pokoknya.
meski ada sedikit cubitan pahit tentang Indonesia,,,,tapi tak apa, mereka belum tau aja tentang KAYANYA INDONESIA.
[YA...ada juga yg terang-terangan mengakui INDONESIA itu amat sangat KAYA]

so apa yg bisa ambil dari PETIKAN TERSEBUT;
Sebaiknya kita warga Indonesia, jgn banyak bicara
mari kita bangun bangsa lebih baik, ciptakan karya2 manis….
Harumkan nama bangsa di International…jgn berdebat terus,,tdk ada manfaatnya.

Kaula muda, buat karya cipta yg manis
bangun Indonesia labih maju, jgn bicara saja….
BUKTIKAN INDONESIA ITU KAYA & CERDAR….YAITU DENGAN KARYA NYATA…DIMATA INTERNATIONAL…

MAJULAH INDONESIAKU
BERBEDA-BEDA TAPI TETAP SATU JUGA,

SALAM MERDEKA.

BEST REGARDS,
ANDY AHMAD

KAWAN MALAYSIAKU…
SEMOGA KITA BISA BERJAYA SEBAGAI NEGARA TETANGGA.

21 12 2008
Abdullah Assegaff

Salam buat WNI…..
Aq ini anak Malaysia tapi g Malaysia bgt gitu loh! Krn apa? sedari kecil, aq di lahirkan di tengah2 kampung yang mayoritasnya TKI yang kini anak-anak mereka sudah menjadi WNM…Apa yang pelajari dari mereka adalah tentang kesatuan bangsa,bahasa Indonesia dll.Kakek ku asli Indonesia..Dia nyaris pulang ke Indonesia krn panggilan dr pemerintah pada waktu itu(1945).Tapi dia sudah uzur dan sakit keras pada waktu,jadi dia g bisa…jadi tinggallah jasadnya di bumi Malaysia,sedang pada hakekatnya hati tetapi NKRI!! Jadi aku pada waktu kecil sering ngomong bahasa Indonesia dan di kalangan temen2 ku itu pun byk turunan dari Indonesia..Punca utama mengapa Malaysia sekarang mundur dari sisi adab,bahasa dan lain-lain adalah KEEGOAN mereka terhadap bangsa Indonesia!! Sampaikan sekarang bahasa Melayu Malaysia itu banyak di lacurkan penggunaannya.Jasa allahyarham paman ku : Tan Sri Tun Sayyid Nasir Assegaff (speaker Parlimen Malaysia)pada waktu itu adalah KAMUS DEWAN.Di dalam kamus dewan banyak kalimat dan perkataan Indonesia di serapkan.Jadi di situ menunjukkan bahawa Malaysia juga harus mempunyai persamaan dengan Indonesia dari sisi bahasa.Tetapi apakah mereka lakukan? Kasus aq sewaktu ujian lisan peringkat nasional pada waktu itu tentang pembagian pendapat yang di utarakan oleh penilai.Begitu aq memberikan penjelasan serta pendapat di dalam kosa kata yang aq anggap betul dan akurat,aq langsung di suruh berhenti.Krn apa? Krn bhs yang aq pake terlalu Indonesia katanya….Lho,apa yang salah? Aq sih tidak menggunakan bhs gaul.Justeru markah pada ujian aq di kurangin secara total.

Barulah aq tau bahawa mereka itu,bukanlah ahli bahasa.Seharusnya Malaysia harus bersikap “adik” @ mengalah terhadap kakaknya Indonesia.Indonesia adalah pusat ilmu untuk nusantara umumnya.Kalau anda ingin tahu mengapa Malaysia begini,karena PENJAJAH.Org2 melayu umumnya kalo sudah pandai Inggris,WAH!!!! jadi bule deh!! Payah…..

Sikap pemerintah UMNO yang nyata2 sudah di”Inggris”kan menyebabkan pejuang nasionalis Malaya seperti Ibrahim Yaakob,Shamsiah Fakeh,Dr.Burhanudin Helmi dan Ahmad Boestamam(pro indonesia) telah di penjara oleh British dan di tuduh komunis! Kesemua tokoh ini mahukan kesatuan dengan Indonesia.Tetapi Mantan PM pertama itulah merusakkan Bangsa Melayu dan Malaysia.Jadi pembawakan sikap ini telah menjadi biang kesemua rakyat malaysia pada hari ini.

Jadi benarlah kata Bung Karno pada persidangan bareng Dai Nippon Di Jkt 1945.Bung Karno bercita-cita mahukan kesatuan Indonesia,Malaya,Borneo dan Selatan Filipina demi menghapuskan pengaruh Imperialis.Tapi apa yang Indonesia dapat? Hanyalah cemoohan dari sebagian pemimpin Melayu UMNO yang sudah di sogok uang oleh British sebelum kemerdekaan…

Apakah benar atau tidak,kbykn pejuang melayu di malaya pada waktu mendapat bantuan senjata dr TNI untuk melawan Inggris(demi kemerdekaan) gara-gara rakyat Malaya yang berbangsa Melayu tidak banyak!

Aq pernah ke Indonesia pada Juni-Juli 2008 lalu.Banyak temen2 malaysia yang nyebelin bilang Indonesia g selamat,byk maling dll.Tetapi dengan lindungan dari TUHAN dan juga pengetahuan umum ttg Indonesia,Alhamdulillah,aku selamat di sana.Orang-orang indonesia pada umumnya baik-baik belaka.Berbudi bhs,peramah malah aq beberapa kali di traktir walau barusan 30 minit kenal.Berbeda di Malaysia walau ada bbrp orang yang masih punya ADAB,menghormati orag lain dll,namun mayoritas tetep KURANG AJAR…..

Apapun,aq menunggu dari kalian untuk menghidupkan kembali SUMPAH PALAPA………Dirgahayu Indonesia!! ( semoga kita bisa menjadi SATU paling nggak tetangga yg memahami!!)

Ikhlas dari Kuala Lumpur,
Abdullah Assegaff

21 01 2009
operahidup

Hopefully Malaysia & Indonesia,akn lebih banyak bersatu, dan masing2 perlu bertolak ansur dalam banyak perkara!!!!Lebih penting kita serumpun, nenek moyang saya pon berasal dari Indonesia!

Saya memang kagum dengan Indonesia terutama tentang budaya, falsafah dan seninya!!!

21 02 2009
leo

malaysia fuck . . . . . .

habisi saja malaysia . . . .

21 02 2009
leo

malaysia anjinkkkkkkkkkkkkkkk………

21 02 2009
leo

malaysia anjinkkkkkkkkkkk,…………………

16 03 2009
DENNY

GA BANGET DECH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
KALAU INGIN DAMAI JANGAN TERUS AMBIL KEKAYAAN INDONESIA DONK!!!!!!!!!!!!!!!!

4 06 2009
sella

harusnya pemerintah indonesia bilang
loh nyikut gw bantai
nah itu yang namanya macan asia
mendingan perang
karena malingsia itukan sudah terang-terang mencari masalah berkali – kali
perang7

4 06 2009
sella

pemerintah indonesia cuma ngemeng doang sih
sama rakyatnya aja pembataiannya tiap hari
dilecehin sama si malingsia diem aje
benar ga?

tuh yang lagi usaha di obrak abrik sama satpolpp

4 06 2009
sella

bukan saudara namanya kalau masih malingsia paling doyan nyari masala terus

9 06 2009
reogponorogo

Kalau liat treck record arogansi Malaysia, sudah sangat akut. Dari berbagai aspek, sampai aspek hak-asasi manusia, Malaysia satu-satu negara di Asia yang Rasialis!

Gue bangga dengan respon rekans Indonesia, apapun alasannya merespon dengan gegap untuk melawan….tinggal tarik picu!

Malaysia itu kecil menyimpan bara besar, musuhnya banyak di dalam, baik rekan kita Melayunya, rekan rekan Chinese bahkan rekan kita India…

Backing Inggris tidak perlu dikuatirkan, lihat Surabaya ketika sekutu masuk, Inggris tewas lari terkanciang-kanciang…itu baru Surabaya… Indonesia sudah kenyang dengan berbagai jenis perang. Malaysia? merdeka aja ngemis!

Indonesia jangan coba diganggu! yang ribut dipasar, yang demo di HI, yang adu jotos di stadion bola, yang sakit hati handai taulannya dipelasah di Malasyia…bangkit bersatu…”Kita tunda, bisa kita lanjutkan nanti, seusai meratakan Malasyia! gantian jarah Malasya!”

“Perang? kenapa tidak, sekali-kali sehat” Kata Amin Rais

Gerakan underground anti Malasyia sedang digalang! Malasyia bagai babi gemuk siapa dijagal dan dibagi-bagi…”Pangeran-pangeran sakit”

Malaysiapun pada strata sosial bawah mengalami kerusakan moral akut! dengan tangan besi menutupi rapat boroknya.

Rebut lagi apa yang dicuri! kekayaan intelektual & budaya, kayu dan balas “mata dibayar mata”

Pemerintah Indonesia itu arif nggak grusa-grusu: Tetapi sekali pelatuk dipicu, ndak akan berhenti sampai rata! pada dasarnya kita itu ganas! sangat ganas! bayangkan ganasnya orang lapar!

Saya terenyum-senyum: Sebutan Malingsya menjadi Malingsial sangat pantas!

9 10 2009
Ada

Terima kasih penulis.. cintakan keamanan..tidak semua rakyat Indonesia teruk dan begitu juga Malaysia. Saya rakyat Malaysia…sangat jelik dengan komen-komen buruk dari rakyat kedua-dua negara. Saya rasa yang cintakan keamanan ada di kedua-dua negara.

16 10 2009
eddy

tegok dulu deh.. sini semua udah dijawab sama pak remy..media kita aja bikin ribut ama malaysia!!.. indonesia ama malaysia sudah damai…. peace no war!

Leave a comment